Wali Kota Makassar Siapkan Solusi Komprehensif Atasi Banjir Tahunan di Antang

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyiapkan solusi komprehensif untuk atasi banjir tahunan di Perumnas Antang, melibatkan EWS, normalisasi drainase, dan potensi pembangunan tanggul.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Makassar Siapkan Solusi Komprehensif Atasi Banjir Tahunan di Antang
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyiapkan solusi komprehensif untuk atasi banjir tahunan di Perumnas Antang, melibatkan EWS, normalisasi drainase, dan potensi pembangunan tanggul. (AntaraNews)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan komitmen kuat dalam menyelesaikan permasalahan banjir yang setiap tahun melanda warganya. Peninjauan langsung dilakukan di Perumahan Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, yang dikenal sebagai daerah langganan banjir. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan infrastruktur yang ada serta mencari solusi konkret bagi masyarakat terdampak.

Didampingi Ketua TP PKK Melinda Aksa dan Camat Manggala, Wali Kota Munafri Arifuddin ingin memastikan setiap langkah yang diambil efektif. Fokus utama adalah mengatasi persoalan banjir yang telah lama menghantui kawasan tersebut. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi penduduk.

Langkah proaktif ini diambil mengingat Perumnas Blok 10 Antang kerap terendam banjir saat musim hujan tiba. Wali Kota Makassar Atasi Banjir dengan pendekatan menyeluruh, menggabungkan upaya preventif dan rencana jangka panjang. Hal ini diharapkan dapat memutus siklus banjir yang merugikan warga setiap tahunnya.

Langkah Preventif dan Mitigasi Banjir di Makassar

Sebagai bentuk penguatan kesiapsiagaan, Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengambil beberapa langkah preventif signifikan. Salah satunya adalah pemasangan alat peringatan dini atau Early Warning System (EWS) banjir. Perangkat EWS ini telah terpasang di Sungai Kajenjeng, Kecamatan Manggala, untuk memantau ketinggian air secara real-time.

Pemasangan EWS ini menjadi bagian integral dari upaya Pemkot Makassar dalam memperkuat sistem mitigasi bencana. Tujuannya adalah memberikan informasi awal kepada masyarakat. Dengan demikian, warga memiliki waktu yang cukup untuk melakukan evakuasi atau persiapan menghadapi potensi banjir pada musim hujan.

Meskipun cuaca ekstrem, situasi banjir pada akhir 2025 dan awal 2026 terpantau lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Wali Kota Munafri Arifuddin menyatakan bahwa proses pembersihan saluran-saluran air seperti drainase akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Ini penting untuk memastikan aliran air tetap lancar dan mencegah genangan.

Solusi Jangka Panjang dan Perencanaan Teknis

Untuk solusi jangka panjang, Pemerintah Kota Makassar telah melakukan survei mendalam dengan melibatkan ahli dari Universitas Hasanuddin (Unhas). Survei ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif persoalan banjir di wilayah Perumnas Antang. Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar untuk perencanaan lanjutan yang lebih matang.

Selain itu, normalisasi drainase menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya Wali Kota Makassar Atasi Banjir. Normalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas saluran air dan mengurangi risiko luapan. Rencana ini merupakan bagian dari strategi Pemkot untuk menciptakan sistem drainase yang lebih efektif dan efisien.

Pemkot Makassar juga tengah mempertimbangkan alternatif pembangunan tanggul sebagai solusi jangka panjang yang lebih permanen. Namun, rencana pembangunan tanggul ini masih akan melalui tahap perencanaan teknis dan perhitungan matang. Desain dan alur akan dikaji secara cermat untuk memastikan efektivitasnya dalam melindungi warga dari ancaman banjir.

Wali Kota Munafri Arifuddin berharap semua proses dapat berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat. Upaya ini menunjukkan komitmen serius Pemkot Makassar dalam menghadapi tantangan lingkungan. Dengan demikian, warga Perumnas Antang dapat hidup lebih tenang tanpa dihantui kekhawatiran banjir setiap tahun.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi