Istana Prihatin Serangan Israel ke Gaza, Buka dialog dengan MUI Usai Didesak Mundur dari Dewan Perdamaian

Mensesneg Prasetyo menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus membantu warga Gaza dan Palestina.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Istana Prihatin Serangan Israel ke Gaza, Buka dialog dengan MUI Usai Didesak Mundur dari Dewan Perdamaian
Istana Prihatin Serangan Israel ke Gaza, Buka dialog dengan MUI Usai Didesak Mundur dari Dewan Perdamaian (Merdeka.com)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan keprihatinan atas serangan yang kembali dilakukan Israel ke Gaza pada Sabtu 31 Januari 2026. Prasetyo menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus membantu warga Gaza dan Palestina.

"Ya, tentu kan kita prihatin ya, masih terjadi serangan tapi bagaimanapun juga kita akan terus berupaya, karena itu bagian dari komitmen kita bangsa Indonesia untuk membantu saudara-saudara kita di Gaza dan di Palestina," kata Prasetyo di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2).

Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto sudah berkomunikasi dengan pemimpin-pemimpin negara lain. Termasuk, kepada anggota Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian dimana Indonesia menjadi bagian dari organisasi bentukan Presiden AS, Donald Trump.

"Ada, tapi kan melalui jalur-jalur tertutup," ujar Prasetyo.



Di sisi lain, Prasetyo menyampaikan pemerintah akan berdialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait bergabungnya ke BoP. Hal ini menyusul permintaan MUI agar Indonesia menarik diri dari BoP.

"Kita nanti akan berdialog dengan MUI dan kami yakin nanti kita akan berikan penjelasan kenapa kita memutuskan untuk bergabung di Board of Peace ini," tutur Prasetyo.

Rekomendasi