Persik Bekuk Bali United 3-2: Drama Lima Gol di Pekan Ke-19 BRI Super League

Persik Kediri berhasil bekuk Bali United dengan skor tipis 3-2 dalam laga sengit pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Kemenangan ini membawa Persik naik peringkat, sementara Bali United harus menelan kekecewaan di Stadion Brawijaya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Persik Bekuk Bali United 3-2: Drama Lima Gol di Pekan Ke-19 BRI Super League
Persik Kediri sukses **bekuk Bali United** dengan skor tipis 3-2 di Stadion Brawijaya. Kemenangan dramatis ini mengamankan tiga poin penting bagi Macan Putih di pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. (AntaraNews)

Persik Kediri berhasil meraih kemenangan penting di kandang sendiri setelah membekuk tim tamu Bali United dengan skor 3-2. Pertandingan ini berlangsung dalam lanjutan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Laga seru tersebut digelar di Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur, pada Jumat sore, 30 Januari.

Tiga gol kemenangan untuk Persik Kediri dicetak oleh Jose Enrique Rodriguez pada menit ke-29 dan ke-40, serta Adrian Luna di menit ke-45+2. Sementara itu, dua gol balasan dari Bali United ditorehkan oleh Boris Kopitovic pada menit ke-23 dan Joao Ferrari di menit ke-69.

Hasil ini menjadi angin segar bagi skuad Macan Putih setelah dua laga sebelumnya menelan kekalahan. Kemenangan tipis ini juga mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia tersebut.

Drama Lima Gol di Brawijaya

Sejak peluit pertama dibunyikan wasit, kedua tim langsung menampilkan permainan menyerang. Namun, Bali United lebih dulu berhasil memecah kebuntuan melalui gol Boris Kopitovic pada menit ke-23, membuat Persik tertinggal di awal pertandingan.

Respons cepat ditunjukkan oleh Persik Kediri yang berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Jose Enrique Rodriguez di menit ke-29. Pemain asal Spanyol ini kembali menunjukkan ketajamannya dengan merobek gawang Bali United untuk kedua kalinya pada menit ke-40, mengubah skor menjadi 2-1. Keunggulan Persik semakin kokoh setelah Adrian Luna turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-45+2, menutup babak pertama dengan skor 3-1.

Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat drastis. Bali United yang tertinggal dua gol mengubah pola permainan menjadi lebih agresif, bahkan memasukkan Jens Raven di menit ke-59 untuk menambah daya gedor. Strategi ini membuahkan hasil ketika Joao Ferrari berhasil membobol gawang Persik Kediri di menit ke-69, memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2. Persik kemudian bermain lebih bertahan untuk mengamankan keunggulan hingga pertandingan usai.

Strategi Jitu Marcos Reina dan Pujian untuk Trio Spanyol

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menyatakan kegembiraannya atas kemenangan ini, terutama setelah timnya mengalami dua kekalahan beruntun. Ia mengakui bahwa pertandingan berjalan sulit, namun komunikasi dan pola permainan timnya berhasil mengamankan tiga poin penuh. “Para pemain juga pantas untuk memenangkan laga ini,” kata pelatih Marcos.

Marcos Reina juga menjelaskan keputusannya untuk memainkan tiga pemain Spanyol di lini tengah, yaitu Imanol Garcia, Adrian Luna, dan Jon Toral. Ia sangat percaya pada kualitas, pengalaman, dan pemahaman permainan mereka. “Kami memainkan, Imanol Garcia, Adrian Luna dan Jon Toral karena kami tahu kualitas mereka. Mereka pemain yang cerdas, berpengalaman, dan tahu bagaimana cara menang. Mereka juga sangat cocok dengan strategi permainan yang saya inginkan,” ujar Marcos.

Pelatih asal Spanyol itu secara khusus memuji kontribusi Adrian Luna dalam membangun serangan tim dan berharap sang pemain dapat kembali mencetak gol di laga-laga berikutnya. “Saya senang Adrian Luna mencetak gol pertamanya. Saya harap dia bisa mencetak tiga atau empat gol lagi, di laga-laga selanjutnya,” tambahnya.

Kekecewaan Johnny Jansen dan Target yang Gagal Tercapai

Di sisi lain, Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas hasil pertandingan ini. Menurutnya, para pemain sudah bermain baik di awal-awal pertandingan. Namun, kesalahan yang dilakukan timnya berhasil dimanfaatkan oleh lawan, sehingga berujung pada kebobolan gol.

Jansen juga menambahkan bahwa di babak kedua, para pemainnya telah berusaha keras untuk bangkit dan menyamakan kedudukan. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Dirinya merasa sangat kecewa karena gagal meraih target tiga poin di kandang Persik Kediri.

“Babak kedua kami berusaha untuk bangkit kembali, tapi tidak bisa menang di sini, padahal itu target kami. Tentunya merasa kecewa dengan hasil ini,” ungkap pelatih Johnny Jansen.

Implikasi Klasemen Sementara BRI Super League

Dengan hasil kemenangan ini, Persik Kediri berhasil naik ke peringkat ke-11 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 22 poin.

Sementara itu, kekalahan ini membuat Bali United tetap berada di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan total 28 poin.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi