Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Penemuan Bercak Darah Lula Lahfah di Apartemen

Kepolisian menghentikan penyelidikan kasus penemuan bercak darah Lula Lahfah di apartemennya setelah tidak menemukan tindak pidana, sempat menimbulkan spekulasi publik.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Penemuan Bercak Darah Lula Lahfah di Apartemen
Kepolisian menghentikan penyelidikan kasus yang melibatkan influencer Lula Lahfah setelah menemukan bercak darah dan tabung pink di apartemennya, namun tidak ada tindak pidana yang terbukti. (AntaraNews)

Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan mengumumkan penghentian penyelidikan terkait penemuan bercak darah di apartemen influencer Lula Lahfah. Penemuan ini sempat memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat mengenai kondisi sang influencer. Pihak kepolisian memastikan tidak ada tindak pidana yang terjadi dalam kasus ini setelah melakukan serangkaian pemeriksaan mendalam.

Temuan berupa tabung berwarna merah muda atau "whip pink" serta bercak darah menjadi fokus utama penyelidikan. Barang bukti tersebut ditemukan di apartemen Lula Lahfah yang berlokasi di kawasan Jakarta Selatan. Penyelidikan dilakukan secara maksimal untuk mengungkap fakta di balik penemuan yang menghebohkan publik tersebut.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan komprehensif. Hasilnya, tidak ditemukan indikasi adanya kejahatan atau penganiayaan. Oleh karena itu, kepolisian memutuskan untuk menghentikan proses penyelidikan kasus penemuan bercak darah Lula Lahfah ini.

Penemuan Tabung "Whip Pink" dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah

Dalam konferensi pers, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengungkapkan detail penemuan di lokasi kejadian. Salah satu barang bukti yang ditemukan adalah tabung "whip pink" berukuran 2.050 gram. Tabung ini akan menjalani pemeriksaan DNA sentuhan untuk mengidentifikasi jejak yang mungkin tertinggal.

Iskandarsyah mengakui bahwa keberadaan tabung "whip pink" ini sempat menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa penyelidikan telah dilakukan secara maksimal. Pihak kepolisian berupaya transparan dalam mengungkap setiap temuan yang ada di apartemen Lula Lahfah.

Penyelidikan kasus penemuan bercak darah Lula Lahfah ini telah dinyatakan selesai. Kepolisian memastikan bahwa tidak ada peristiwa tindak pidana yang terjadi. Oleh karena itu, proses penyelidikan resmi dihentikan setelah semua bukti dan keterangan terkumpul.

Hasil Uji Laboratorium Forensik dan Temuan Lainnya

Kepala Urusan Subbid Toksikologi Puslabfor Bareskrim Polri, Pembina Azhar Darlan, memberikan keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan. Timnya menemukan barang bukti lain seperti sprei, tisu, dan kapas bekas yang terdapat bercak darah. Barang-barang ini juga menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan.

Darlan menjelaskan bahwa bercak darah yang ditemukan pada sprei, tisu, dan kapas bekas tersebut adalah darah menstruasi milik Lula Lahfah. Hal ini terungkap setelah darah tersebut dicocokkan dengan sampel darah ayah sang influencer. Hasil pencocokan ini memberikan kejelasan mengenai asal-usul bercak darah yang ditemukan.

Selain itu, ditemukan pula satu buah kotak berwarna pink yang berisi obat-obatan di apartemen tersebut. Kotak obat ini juga akan menjalani pemeriksaan DNA sentuhan. Penemuan ini melengkapi rangkaian barang bukti yang telah dikumpulkan oleh pihak kepolisian dari lokasi kejadian.

Tidak Ada Tanda Penganiayaan, Ditemukan Surat Rawat Jalan

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan telah menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen Lula Lahfah. Apartemen tersebut berlokasi di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru. Penemuan ini terjadi pada Jumat (23/1) malam sekitar pukul 18.44 WIB.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, menegaskan bahwa tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Ia menyatakan bahwa kondisi di lokasi kejadian tidak menunjukkan adanya kekerasan. Hal ini memperkuat kesimpulan bahwa tidak ada tindak pidana dalam kasus ini.

Surat rawat jalan yang ditemukan berasal dari RSPI, menunjukkan bahwa Lula Lahfah mungkin sedang dalam perawatan medis. Penemuan ini memberikan konteks tambahan terkait kondisi sang influencer. Semua temuan ini mendukung keputusan kepolisian untuk menghentikan penyelidikan kasus penemuan bercak darah Lula Lahfah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi