Transjakarta Tegaskan Bus Tergenang di Video Viral Bukan Armadanya, Ini Penjelasan Bus Tergenang Jakarta

Transjakarta membantah bus yang terlihat tergenang air dalam video viral di media sosial adalah bagian dari armadanya, menegaskan SOP ketat untuk mitigasi banjir di Jakarta.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Transjakarta Tegaskan Bus Tergenang di Video Viral Bukan Armadanya, Ini Penjelasan Bus Tergenang Jakarta
Transjakarta membantah bus yang terlihat tergenang air dalam video viral di media sosial adalah bagian dari armadanya, menegaskan SOP ketat untuk mitigasi banjir di Jakarta. (AntaraNews)

Sebuah bus yang tergenang air hingga ke area kabin penumpang dalam video di media sosial belum lama ini, dipastikan bukan bagian dari armada maupun operator yang tergabung dalam jaringan layanan Transjakarta. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar luas di masyarakat, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang kerap melanda ibu kota.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menegaskan bahwa bus dalam video tersebut tidak dikelola oleh Transjakarta. Pernyataan ini disampaikan di Jakarta pada Jumat (23/1), menanggapi kekhawatiran publik mengenai insiden bus tergenang Jakarta.

Ayu Wardhani juga menyampaikan bahwa Transjakarta memiliki kendali ketat melalui Standard Operating Procedure (SOP) terkait mitigasi dampak cuaca. Prosedur ini memastikan keselamatan pelanggan dan armada menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi operasional.

Klarifikasi Transjakarta dan Prosedur Mitigasi Banjir

Transjakarta dengan tegas menyatakan bahwa bus yang terekam dalam video viral tersebut bukan merupakan bagian dari armada atau operator yang tergabung dalam jaringan layanannya. Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, di Jakarta pada Jumat (23/1). Pernyataan ini bertujuan untuk meluruskan persepsi publik mengenai insiden bus tergenang Jakarta yang beredar luas.

Ayu Wardhani menjelaskan bahwa Transjakarta menerapkan kendali yang sangat ketat melalui Standard Operating Procedure (SOP) khusus terkait mitigasi dampak cuaca ekstrem, termasuk genangan air. SOP ini dirancang untuk memastikan keselamatan penumpang dan armada dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.

Berdasarkan aturan operasional, Transjakarta akan secara otomatis melakukan penyesuaian layanan jika terjadi genangan air di jalur lintasan. Penyesuaian ini bisa berupa pengalihan rute atau bahkan penghentian layanan sementara apabila ketinggian genangan air telah menyentuh ambang batas keamanan, yaitu maksimal setengah diameter ban.

Tim Transjakarta di lapangan terus melakukan pemantauan secara "real-time" di seluruh titik lintasan. Jika kondisi jalan dinilai berisiko tinggi bagi keselamatan pelanggan dan armada, layanan akan segera disesuaikan hingga kondisi kembali kondusif dan aman untuk beroperasi.

Video Viral dan Imbauan Verifikasi Informasi

Video yang menjadi perbincangan di media sosial tersebut memperlihatkan air masuk ke dalam kabin bus hingga membuat penumpang panik. Dalam rekaman, penumpang terdengar berteriak bahwa air sudah masuk mencapai setinggi lutut, dan mereka meminta pengemudi untuk segera menghentikan bus. Insiden bus tergenang Jakarta ini memicu kekhawatiran publik.

Menyikapi beredarnya informasi yang belum tentu akurat, Ayu Wardhani mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyerap dan menyebarkan informasi. Penting bagi setiap individu untuk selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima melalui saluran komunikasi resmi. Hal ini untuk menghindari penyebaran berita bohong atau menyesatkan.

Transjakarta berkomitmen untuk selalu memberikan informasi yang transparan dan akurat kepada publik melalui kanal-kanal resmi mereka. Masyarakat diharapkan dapat mengandalkan sumber informasi yang terpercaya untuk mendapatkan pembaruan terkait layanan dan operasional Transjakarta, terutama saat kondisi cuaca ekstrem.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi