Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) secara aktif mendorong keterlibatan subsektor ekonomi kreatif dalam upaya penguatan sosialisasi dan literasi kesehatan. Inisiatif ini berfokus pada program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian integral dari penguatan layanan kesehatan nasional. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk menjadikan akses kesehatan lebih mudah dipahami dan dijangkau oleh masyarakat luas.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyatakan bahwa Kemenekraf akan melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam penyediaan merchandise. Selain itu, penguatan komunikasi akan dilakukan melalui materi visual, gim edukatif, dan maskot dari Kekayaan Intelektual (IP) lokal. Elemen-elemen kreatif ini dirancang untuk mewakili seluruh materi dan mendukung sosialisasi serta literasi kesehatan program CKG.
Program CKG dirancang untuk menunjukkan bahwa layanan kesehatan dapat diakses secara gratis dan bermakna hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Irene Umar juga menekankan relevansi program ini bagi para pelaku ekonomi kreatif yang selama ini belum memiliki akses layanan kesehatan memadai.
Advertisement
Advertisement
Kemenekraf berkomitmen penuh dalam mengoptimalkan peran ekonomi kreatif untuk mendukung program CKG. Pemanfaatan materi visual, gim edukatif, dan maskot IP lokal menjadi strategi utama untuk menyampaikan informasi kesehatan secara menarik dan mudah dicerna oleh berbagai kalangan. Melalui pendekatan ini, diharapkan literasi kesehatan masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menegaskan bahwa program CKG tidak hanya sekadar layanan kesehatan dasar, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk para pejuang ekonomi kreatif. Menurutnya, banyak pelaku ekraf yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan yang layak.
Selain itu, Kemenekraf juga mendorong penyempurnaan alur layanan, standar penyambutan, hingga pengalaman peserta selama menunggu agar lebih efisien dan nyaman. Hal ini mencakup aspek-aspek non-medis yang dapat meningkatkan kepuasan dan partisipasi masyarakat dalam program CKG.
Advertisement
Advertisement
Untuk memperluas jangkauan program CKG, Kementerian Ekonomi Kreatif akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memanfaatkan ruang publik strategis. Pusat perbelanjaan, kampus, dan komunitas akan dilibatkan sebagai lokasi pelaksanaan CKG serta kanal sosialisasi dan pendaftaran peserta. Promosi program juga akan didukung melalui jejaring media, termasuk radio dan komunitas.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan bahwa mekanisme pelaksanaan CKG berada di bawah koordinasi dinas kesehatan daerah, dengan puskesmas sebagai ujung tombak layanan. Kolaborasi dengan Kemenekraf ini merupakan bentuk kampanye kesehatan yang diharapkan dapat menyentuh lebih banyak lapisan masyarakat.
Ke depan, penguatan puskesmas berbasis wilayah akan memungkinkan perluasan jangkauan CKG ke berbagai ekosistem masyarakat, termasuk komunitas dan industri rumahan. Kolaborasi dengan sektor ekonomi kreatif juga akan dimanfaatkan untuk mendukung kampanye perubahan perilaku kesehatan. Ini bertujuan agar layanan CKG tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga meningkatkan literasi kesehatan masyarakat secara menyenangkan dan inovatif.
Advertisement
Advertisement
Pembahasan mengenai kolaborasi ini berlangsung dalam rapat koordinasi di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, yang dihadiri oleh Wamen Ekraf Irene Umar dan Wamenkes Dante Saksono Harbuwono. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan perdana kolaborasi Kemenekraf dan Kemenkes dalam program CKG yang sebelumnya sukses dilaksanakan di Agora Mall, Jakarta, pada 1–3 Desember 2025.
Wamen Ekraf berharap CKG tidak hanya menjadi layanan kesehatan dasar, tetapi juga berkembang menjadi pengalaman publik yang inklusif, tertata, dan berdampak luas bagi masyarakat. Kedua kementerian telah sepakat untuk menjadikan pengembangan CKG sebagai percontohan kolaborasi lintas sektor yang mengintegrasikan layanan kesehatan dengan kreativitas.
Melalui kolaborasi ini, program CKG diharapkan tidak hanya meningkatkan akses layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth. Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.
Advertisement
Sumber: AntaraNews