Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan (Sudinsos Jaksel) telah mengambil langkah sigap dengan menyalurkan bantuan makanan siap saji kepada masyarakat yang terdampak banjir. Distribusi ini mencakup 11 kelurahan di berbagai kecamatan di wilayah Jakarta Selatan.
Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Bernard Tambunan, menjelaskan bahwa bantuan dasar ini diserahkan setelah adanya pengajuan dari kelurahan. Pengajuan tersebut didasarkan pada permintaan langsung dari warga yang membutuhkan.
Hingga Jumat (23/1), Sudinsos Jaksel telah mendistribusikan total 5.791 boks makanan siap saji lengkap dengan air mineral untuk makan siang. Jumlah yang sama juga direncanakan untuk distribusi makan malam, menunjukkan komitmen dalam penanganan darurat.
Advertisement
Advertisement
Distribusi Bantuan Makanan Siap Saji Sudinsos Jaksel
Proses penyaluran bantuan dasar dari Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan ini tidak hanya terbatas pada makanan siap saji. Bantuan sandang dan natura juga telah diserahkan kepada kelurahan setempat agar pihak kelurahan yang mendistribusikan secara langsung kepada warga.
Untuk memastikan kelancaran pengolahan dan distribusi makanan siap saji, dapur umum Sudinsos Jakarta Selatan yang berlokasi di Jalan Margaguna, Gandaria Selatan, Cilandak, mengerahkan kurang lebih 65 personel. Mereka bertugas secara bergantian selama 24 jam penuh.
Bernard Tambunan menambahkan bahwa meskipun upaya ini belum sepenuhnya dapat memenuhi seluruh kebutuhan, bantuan dasar yang diberikan diharapkan dapat secara signifikan meringankan beban. Manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh para warga yang saat ini sedang menghadapi dampak banjir.
Advertisement
Advertisement
Upaya Sudinsos Jaksel Meringankan Beban Warga Terdampak Banjir
Pihak Sudinsos Jaksel menyadari bahwa dalam situasi darurat seperti banjir, mungkin ada kendala dalam distribusi. Oleh karena itu, Bernard Tambunan menyampaikan permohonan maaf jika terdapat bantuan yang belum terdistribusi atau belum sampai kepada warga yang berhak.
Sebagai bentuk transparansi dan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Sudinsos Jaksel mengimbau masyarakat. Jika ada hal yang perlu disampaikan terkait bantuan, warga diminta untuk segera melapor ke kelurahan setempat.
Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam merespons cepat kebutuhan masyarakat. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya kolektif untuk meminimalkan dampak buruk dari bencana alam seperti banjir.
Advertisement
Advertisement
Data Terbaru Kawasan Terdampak Banjir di Jakarta Selatan
Menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, hingga pukul 19.00 WIB, terdapat 121 RT dan 16 ruas jalan yang tergenang banjir di seluruh DKI Jakarta. Khusus di Jakarta Selatan, tercatat 40 RT yang terdampak.
Detail kawasan terdampak di Jakarta Selatan meliputi:
- Kelurahan Pondok Labu: Satu RT dengan ketinggian air 30 cm, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut.
- Kelurahan Petogogan: 26 RT dengan ketinggian air 30 cm, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut.
- Kelurahan Cipulir: Satu RT dengan ketinggian air 40 cm, disebabkan curah hujan tinggi.
- Kelurahan Duren Tiga: Satu RT dengan ketinggian air 40 cm, disebabkan curah hujan tinggi.
- Kelurahan Pejaten Timur: Tiga RT dengan ketinggian air 60 cm, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
- Kelurahan Ulujami: Delapan RT dengan ketinggian air 70 cm, disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan.
Advertisement
Data ini menunjukkan bahwa beberapa wilayah di Jakarta Selatan masih menghadapi tantangan serius akibat genangan air. Koordinasi antara berbagai pihak terus dilakukan untuk penanganan lebih lanjut.
Sumber: AntaraNews