Prabowo Minta Kampus Fokus Swasembada Pangan dan Energi Usai Dana Riset Naik Rp4 Triliun

Presiden Prabowo mengharapkan penambahan alokasi dana sebesar Rp 4 triliun untuk memperkuat riset di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Prabowo Minta Kampus Fokus Swasembada Pangan dan Energi Usai Dana Riset Naik Rp4 Triliun
Presiden Prabowo menuturkan uang senilai Rp13 triliun tersebut dapat dipergunakan untuk memperbaiki dan merenovasi 8.000 lebih sekolah. Selain itu, uang tersebut dapat pula digunakan untuk me (© 2026 Liputan6.com)

Presiden Prabowo Subianto telah menambahkan alokasi dana untuk riset dan inovasi sebesar Rp 4 triliun bagi seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Dengan demikian, total dana riset dan inovasi yang disediakan oleh Prabowo mencapai Rp 12 triliun. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prabowo saat mengadakan pertemuan dengan para akademisi, termasuk rektor dan guru besar dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (15/1/2026).

"Dalam forum tadi, Bapak Presiden langsung memutuskan untuk memberikan tambahan dana anggaran sebesar Rp 4 triliun," ungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada hari yang sama.

Prasetyo menjelaskan bahwa dana riset di perguruan tinggi kini berjumlah Rp8 triliun, yang setara dengan 0,34 persen dari total APBN 2026. Dia menambahkan bahwa Presiden Prabowo berharap tambahan dana sebesar Rp4 triliun ini dapat memperkuat riset di seluruh perguruan tinggi.

"Harapannya ini dapat memperkuat riset-riset untuk seluruh universitas, termasuk bekerja sama dengan BRIN (Badan Riset dan Inovasi)," ujarnya.

Prasetyo juga menyampaikan bahwa Prabowo meminta agar riset-riset tersebut diprioritaskan untuk mencapai swasembada pangan dan energi. Selain itu, riset juga diarahkan untuk mempersiapkan industrialisasi dan hilirisasi yang akan dimulai dengan groundbreaking besar-besaran tahun ini.

"Beliau memberikan penekanan bahwa riset-riset tersebut diutamakan untuk, yang pertama mengejar swasembada pangan. Kemudian mengejar swasembada energi," kata Prasetyo.

"Yang ketiga, mempersiapkan industrialisasi dan hilirisasi yang tahun ini akan mulai dilakukan groundbreaking besar-besaran yang tentunya membutuhkan sumber daya-sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," sambungnya.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, Riset, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa peningkatan dana untuk riset menunjukkan perhatian Prabowo terhadap perguruan tinggi, terutama para peneliti dan guru besar. Ia menekankan bahwa Prabowo menganggap mereka memiliki peran penting dalam kemajuan Indonesia.

"Bapak Presiden juga menambah alokasi dana untuk riset dan inovasi seluruh perguruan tinggi itu sampai Rp 4 triliun. Itu suatu bukti dan gambaran betapa Bapak Presiden memberikan amanat yang besar kepada perguruan tinggi kepada seluruh peneliti dan guru besar untuk memiliki kontribusi signifikan bagi kemajuan bangsa," ujar Brian.

Brian juga menjelaskan bahwa dana riset tersebut akan difokuskan untuk membangun serta mendukung beberapa hilirisasi industri yang dipimpin oleh Danantara. Salah satu proyek yang dimaksud adalah pengelolaan sampah menjadi energi, atau waste to energy.

"Mulai dari industri waste to energy, hilirisiasi mineral pangan dan sebagainya tadi ada 18 proyek strategis. Itu diharapkan perguruan tinggi membackup dengan riset yang kuat sehingga kemandirian kita terhadap hilirisasi industri menjadi cukup tinggi," pungkas Brian.

Rekomendasi