Mahasiswa UNG Raih Pendanaan Innovillage 2025, Kembangkan Dukungan Mental Penyintas HIV/AIDS

Mahasiswa UNG kembali menorehkan prestasi gemilang dengan lolos pendanaan program Innovillage 2025, menghadirkan inovasi dukungan mental bagi penyintas HIV/AIDS.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mahasiswa UNG Raih Pendanaan Innovillage 2025, Kembangkan Dukungan Mental Penyintas HIV/AIDS
Prestasi membanggakan dari Mahasiswa UNG yang berhasil lolos pendanaan program Innovillage 2025 dengan inovasi 'Vida Digital' untuk dukungan mental penyintas HIV/AIDS, sebuah kolaborasi lintas prodi yang patut diacungi jempol. (AntaraNews)

Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan lolos dalam pendanaan program Innovillage 2025. Pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Program Studi Psikologi dan Farmasi. Mereka mengusung inovasi krusial berupa dukungan mental bagi penyintas HIV/AIDS.

Prestasi ini diumumkan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof Dr Mohamad Amir Arham, di Gorontalo pada Kamis (16/1). Program Innovillage sendiri dikenal sebagai ajang kompetisi inovasi pengabdian masyarakat tingkat nasional yang sangat kompetitif.

Dari total 995 proposal yang diajukan oleh berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, tim UNG berhasil masuk dalam jajaran 180 tim terbaik. Keberhasilan ini memastikan mereka berhak menerima pendanaan untuk mewujudkan ide mulia mereka.

Inovasi Mahasiswa UNG di Ajang Nasional

Keberhasilan mahasiswa UNG dalam program Innovillage 2025 menunjukkan potensi besar perguruan tinggi di daerah. Mereka mampu bersaing dengan ratusan proposal dari universitas lain di seluruh Indonesia. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen UNG dalam menghasilkan lulusan berdaya saing dan inovatif.

Tim UNG yang beranggotakan Faizulhaq H Rahman (Psikologi), Muamar Zaqi Uno (Psikologi), dan Adelin Salsahbila Usman (Farmasi) menunjukkan kolaborasi multidisiplin. Mereka berhasil memadukan keilmuan psikologi dan farmasi untuk menciptakan solusi komprehensif. Pendekatan ini menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka dalam seleksi ketat Innovillage 2025.

Wakil Rektor Prof Dr Mohamad Amir Arham menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. Menurutnya, prestasi mahasiswa UNG dalam pendanaan Innovillage 2025 ini adalah kebanggaan bagi seluruh civitas akademika. Ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi masyarakat.

Vida Digital: Platform Dukungan Mental Inovatif

Platform inovatif yang diusung oleh tim UNG bernama 'Vida Digital'. Platform ini dirancang khusus sebagai wadah edukasi dan sistem pendukung mental bagi penyintas HIV/AIDS berbasis komunitas. Vida Digital dikembangkan di bawah bimbingan Apt Wiwit Zuriati Uno SFarm MSi.

Kolaborasi antara aspek psikososial dari Psikologi dan pemahaman medis mengenai obat serta penyakit dari Farmasi menjadi kekuatan utama Vida Digital. Perpaduan ini memungkinkan platform memberikan dukungan yang holistik. Pendekatan terpadu ini sangat penting untuk penanganan penyintas HIV/AIDS.

Program Vida Digital akan dijalankan selama kurang lebih satu tahun sebagai bagian dari pengabdian masyarakat. Dosen pendamping, Apt Wiwit Zuriati Uno SFarm MSi, menjelaskan bahwa program ini mencakup edukasi HIV. Selain itu, ada juga pendampingan psikososial serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan layanan dukungan mental.

Dampak dan Pembelajaran bagi Mahasiswa

Prof Dr Mohamad Amir Arham memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Vida Digital. Ia melihat proyek ini lebih dari sekadar tugas akademik, melainkan sebuah "sekolah kehidupan" bagi mahasiswa. Pengalaman ini tidak dapat ditemukan di ruang kelas, memberikan pembelajaran berharga tentang kemanusiaan.

Menjadi konselor sebaya bagi penyintas HIV/AIDS adalah tugas kemanusiaan yang mulia. Dalam proses ini, prinsip kerahasiaan, empati, dan profesionalitas mahasiswa benar-benar diuji. Pengalaman ini diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa menjadi pribadi yang lebih peka dan bertanggung jawab.

Keberhasilan Mahasiswa UNG Innovillage 2025 ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Dengan demikian, mereka bisa menciptakan inovasi yang memberikan dampak positif. Program seperti Vida Digital membuktikan bahwa pendidikan tinggi dapat berkontribusi langsung pada kesejahteraan sosial.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi