Polisi dan Petugas Gabungan Cek Jalur Pendakian Terdampak Longsor Gunung Papandayan

Jalur pendakian di Gunung Papandayan, Garut, terdampak longsor. Polisi dan tim gabungan segera mengecek lokasi longsor Gunung Papandayan untuk memastikan tidak ada korban dan mengevakuasi material.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polisi dan Petugas Gabungan Cek Jalur Pendakian Terdampak Longsor Gunung Papandayan
Kepolisian Resor Garut bersama petugas terkait meninjau langsung jalur pendakian yang terdampak Longsor Gunung Papandayan, memastikan tidak ada pendaki yang terdampak dan melakukan evakuasi material. (AntaraNews)

Kepolisian Resor Garut bersama tim gabungan dari berbagai instansi terkait dengan sigap melakukan pengecekan langsung terhadap jalur pendakian yang terdampak longsor di kawasan Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Jumat (9/1). Langkah cepat ini diambil untuk memastikan keamanan para pendaki serta tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat insiden tersebut.

Peristiwa longsor yang menimbun sebagian jalur vital pendakian itu diketahui terjadi pada Kamis (8/1) sore, sekitar pukul 15.30 WIB. Material longsoran yang terdiri dari tanah dan bebatuan menutup area pendakian, sehingga memerlukan penanganan segera dari seluruh pihak yang berwenang.

Setelah lokasi dinyatakan aman dari bahaya langsung, ratusan personel yang terdiri dari anggota kepolisian, TNI, masyarakat setempat, dan pengelola wisata bergotong royong membersihkan material longsoran. Upaya kolaboratif ini bertujuan untuk memulihkan akses jalur pendakian dan menjaga keselamatan seluruh pengunjung Gunung Papandayan.

Kepala Polsek Cisurupan, AKP Masrokan, menegaskan bahwa timnya telah melakukan pengecekan menyeluruh di lokasi longsor dan memastikan area tersebut aman dari ancaman langsung. Setelah penilaian awal, tim gabungan segera memulai proses evakuasi material longsoran yang menutupi jalur pendakian utama.

Longsoran ini berasal dari tebing dengan ketinggian mencapai kurang lebih 100 meter, mengakibatkan material tanah dan batu menutupi jalur pendakian dengan lebar sekitar 100 meter persegi. Jalur yang terdampak ini merupakan akses penting menuju kawasan perkemahan populer, yaitu Pondok Saladah dan Gober Hut, yang sering menjadi tujuan para pendaki.

Proses evakuasi material longsor dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan sekitar 100 orang. Mereka berasal dari masyarakat setempat, personel Polsek Cisurupan, Koramil 1115 Cisurupan, petugas KSDA Wilayah V Kabupaten Garut, serta pihak pengelola Taman Wisata Alam Gunung Papandayan. Sinergi ini menunjukkan komitmen kuat dalam penanggulangan bencana dan pemulihan akses.

Meskipun upaya pembersihan material longsor terus berjalan, pendaki dan pengunjung sangat diimbau untuk tidak melewati atau mendekati titik lokasi longsor. Peringatan ini disampaikan karena kondisi tanah di area tersebut masih sangat labil dan berisiko tinggi untuk terjadinya longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan.

Jajaran Polsek Cisurupan juga secara proaktif melakukan patroli rutin di seluruh kawasan Gunung Papandayan. Mereka bertugas mengingatkan para pengunjung untuk senantiasa berhati-hati, waspada terhadap perubahan kondisi alam, dan mematuhi setiap arahan yang diberikan oleh petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Kehadiran aparat keamanan dan petugas di lokasi bencana diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke Gunung Papandayan. Selain itu, upaya keras ini juga bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan akses jalur pendakian agar dapat kembali dibuka dan digunakan dengan aman dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi