Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengambil langkah signifikan dalam upaya Penguatan Layanan Kesehatan Primer bagi seluruh warganya. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan akses layanan kesehatan yang inklusif dan mudah dijangkau di 107 kelurahan yang tersebar di 18 kecamatan. Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan ketersediaan fasilitas kesehatan dasar di ibu kota Sumatera Selatan.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Pemkot Palembang secara resmi mengoperasikan lima puskesmas rawat inap dan menyediakan 10 unit ambulans layanan 24 jam mulai Januari 2026. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan bahwa fasilitas baru ini dirancang untuk melayani kebutuhan medis masyarakat secara lebih komprehensif. Penguatan ini menjadi prioritas utama untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada warga.
Pengembangan layanan ini merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak akan fasilitas kesehatan yang memadai dan terjangkau di tingkat pertama. Dengan adanya puskesmas rawat inap, warga tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit untuk kondisi yang dapat ditangani di puskesmas. Program ini mencerminkan visi Pemkot Palembang untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih responsif dan efisien.
Advertisement
Advertisement
Puskesmas Rawat Inap Baru dan Ambulans 24 Jam
Lima Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang kini dilengkapi dengan fasilitas rawat inap telah siap melayani masyarakat Palembang. Puskesmas-puskesmas tersebut meliputi Puskesmas Basuki Rahmat di Jalan Sersan Sani No.1305, Kecamatan Kemuning, serta Puskesmas Alang-Alang Lebar, Puskesmas Sei Selincah, Puskesmas Sematang Borang, dan Puskesmas Sukarame. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi beban rumah sakit rujukan.
Wali Kota Ratu Dewa menjelaskan bahwa jika seorang pasien didiagnosis oleh dokter puskesmas dan memerlukan rawat inap, serta kondisinya memungkinkan untuk ditangani di puskesmas, maka pasien tersebut tidak perlu dirujuk ke rumah sakit. Hal ini memberikan kemudahan besar bagi warga yang membutuhkan perawatan intensif namun tidak dalam kondisi kritis. Inisiatif ini merupakan bagian penting dari Penguatan Layanan Kesehatan Primer Palembang.
Selain fasilitas rawat inap, Pemkot Palembang juga melengkapi layanan kesehatan dengan 10 unit ambulans yang beroperasi 24 jam penuh. Armada ambulans ini akan mendukung mobilitas pasien dan memastikan penanganan darurat dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Ketersediaan ambulans ini sangat krusial untuk respons cepat terhadap kondisi medis mendesak di seluruh wilayah Palembang.
Advertisement
Pengoperasian fasilitas ini dimulai pada Januari 2026, menandai era baru dalam pelayanan kesehatan di Palembang. Puskesmas-puskesmas ini juga dirancang ramah disabilitas, memastikan semua lapisan masyarakat dapat mengakses layanan tanpa hambatan. Komitmen terhadap inklusivitas menjadi landasan utama dalam pengembangan fasilitas kesehatan ini.
Advertisement
Komitmen Pemkot Palembang untuk Akses Kesehatan Merata
Program Penguatan Layanan Kesehatan Primer ini merupakan wujud nyata dari komitmen berkelanjutan Pemkot Palembang dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang komprehensif, cepat, dan terjangkau. Fokus utama adalah pada fasilitas kesehatan tingkat pertama atau puskesmas, yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Pengembangan ini akan terus dilakukan secara bertahap.
Wali Kota Ratu Dewa menegaskan bahwa penguatan puskesmas dengan fasilitas rawat inap adalah langkah strategis untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada warga. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mendapatkan perawatan yang memadai. Aksesibilitas layanan kesehatan menjadi kunci utama dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih merata dan berkeadilan. Setiap warga Palembang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, tanpa terkendala oleh lokasi atau kondisi ekonomi. Pemkot Palembang bertekad untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik bagi warganya.
Advertisement
Keberadaan puskesmas rawat inap yang ramah disabilitas menunjukkan perhatian Pemkot terhadap kebutuhan khusus masyarakat. Ini memastikan bahwa layanan kesehatan dapat diakses oleh semua individu, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Palembang berkomitmen untuk menjadi kota yang inklusif dalam segala aspek pelayanan publik.
Sumber: AntaraNews