Pemuda di Badung Akhiri Hidupnya di Pohon Alpukat, Diduga Usai Menginap di Rumah Pacarnya

Pemuda tersebut berangkat dengan sepeda motor dan pulang larut malam, sehingga keluarganya mengira bahwa dia menginap di rumah pacarnya.

Destarita Rahmawati
Oleh Destarita Rahmawati - Reporter
Pemuda di Badung Akhiri Hidupnya di Pohon Alpukat, Diduga Usai Menginap di Rumah Pacarnya
Lokasi penemuan jenazah pemuda di Badung (© 2026 Liputan6.com)

Seorang pria berinisial IWBP (27) yang merupakan warga Desa Mekar Buana, Kecamatan Abiansemal, Badung, ditemukan meninggal dunia di bawah pohon alpukat di area perkebunan keluarganya di Banjar Sigaran pada hari Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 10.00 Wita.

Menurut keterangan dari Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Ps Kasubsipenmas Humas Polres Badung, korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya, I Nyoman Madra.

Berdasarkan penjelasan dari ayah korban, IWBP pamit untuk pergi membeli rokok pada malam sebelumnya. "Bahwa pada hari Jumat, 02 Januari 2026 pukul 22.00 Wita korban meninggalkan rumah meminta izin kepada orang tua untuk membeli rokok ke warung," ungkap Inastuti.

Korban pergi menggunakan sepeda motor dan tidak kembali hingga larut malam, sehingga keluarganya mengira ia menginap di rumah pacarnya.

Pada Sabtu pagi, sekitar pukul 07.00 Wita, keluarga mencoba menghubungi IWBP melalui telepon, tetapi tidak mendapatkan respons. Akhirnya, sekitar pukul 10.00 Wita, ayahnya memutuskan untuk pergi ke kebun guna memeriksa tanaman dan menemukan sepeda motor milik korban terparkir di lokasi. Saat mencari anaknya, ia mendapati korban sudah tidak bernyawa di bawah pohon alpukat miliknya.

Penemuan ini segera dilaporkan kepada keluarga dan Kelian Adat Banjar Sigaran, lalu diteruskan ke pihak kepolisian. Babinkamtibmas Desa Mekar Buana beserta perangkat desa segera mendatangi lokasi untuk memastikan keberadaan korban. Setelah itu, polisi bersama tim medis dari Puskesmas Abiansemal II melakukan pemeriksaan. "Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," jelas Inastuti.

Hasil pemeriksaan awal oleh pihak kepolisian menunjukkan bahwa korban diduga meninggal akibat bunuh diri. "Berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di TKP kejadian dan hasil dari Identifikasi Polres Badung serta pemeriksaan dari Puskesmas Abiansemal II, sementara dapat disimpulkan bahwa peristiwa tersebut dugaan bunuh diri (gantung diri) tanpa keterlibatan pihak lain," tambahnya. Dalam kejadian ini, sepeda motor Yamaha NMAX dengan nomor polisi DK 6867 FCX milik korban juga diamankan oleh polisi.

Dari hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian menduga peristiwa ini berkaitan dengan masalah pribadi yang dialami oleh korban. Meskipun demikian, penyelidikan akan tetap dilakukan secara menyeluruh. Setelah pemeriksaan, keluarga korban memutuskan untuk melaksanakan prosesi penguburan pada hari yang sama di Setra Desa Mekar Buana dengan bantuan warga setempat.

Bunuh Diri Bukan Solusi

Bunuh diri bukanlah solusi yang tepat untuk menghadapi berbagai permasalahan hidup yang sering kali menghimpit kita. Jika Anda, teman, saudara, atau anggota keluarga yang Anda kenal sedang mengalami kesulitan, merasa tertekan, atau bahkan memiliki dorongan untuk mengakhiri hidup, sangat dianjurkan untuk segera menghubungi profesional kesehatan mental di fasilitas kesehatan terdekat, seperti Puskesmas atau Rumah Sakit.

Anda juga dapat mengunduh aplikasi Sahabatku melalui tautan berikut: Sahabatku. Selain itu, Anda dapat menghubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes di nomor 1500-567, yang siap melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran dari masyarakat. Jika perlu, Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke nomor 081281562620, atau faksimili ke (021) 5223002, 52921669, serta mengirimkan email ke alamat kontak@kemkes.go.id.

Rekomendasi