Ratusan Rumah di Kurao Pagang Terendam Banjir, Warga Padang Khawatir Hujan Berlanjut

Banjir Kurao Pagang merendam ratusan rumah di Padang setelah hujan deras, membuat warga cemas dan berupaya menyelamatkan diri serta barang berharga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ratusan Rumah di Kurao Pagang Terendam Banjir, Warga Padang Khawatir Hujan Berlanjut
Banjir Kurao Pagang merendam ratusan rumah di Padang setelah hujan deras, membuat warga cemas dan berupaya menyelamatkan diri serta barang berharga. (AntaraNews)

Ratusan rumah warga di Jalan Perjuangan, Kurao Pagang, Nanggalo, Padang, Sumatra Barat, terendam banjir pada Jumat (2/1). Peristiwa ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.

Genangan air tidak hanya memasuki rumah-rumah penduduk, tetapi juga menggenangi akses jalan di sekitar lokasi dengan ketinggian yang hampir mencapai satu meter. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi masyarakat setempat.

Air mulai naik sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung merendam permukiman, memaksa warga untuk segera menyelamatkan barang-barang penting. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang telah mengerahkan personel untuk membantu evakuasi dan penanganan di lokasi terdampak.

Dampak dan Kekhawatiran Warga Terdampak Banjir

Salah satu warga terdampak, Devi Dianti, mengungkapkan bahwa air mulai naik sejak siang hari dan langsung masuk ke dalam rumahnya. Kondisi ini membuat dirinya dan delapan anggota keluarganya khawatir, sehingga mereka segera menyelamatkan barang-barang berharga.

Devi, yang sehari-hari berjualan bunga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam, menyatakan kecemasan jika hujan terus berlanjut dan genangan air tidak kunjung surut hingga malam hari. Ia bahkan berencana mengungsi ke masjid terdekat bersama keluarganya jika ketinggian air terus meningkat di dalam rumah.

Bencana banjir ini kembali menorehkan pilu bagi keluarga Devi, yang baru empat bulan ditinggalkan oleh sang suami. Duka akibat bencana banjir pada November lalu belum sepenuhnya pulih, kini mereka harus menghadapi musibah serupa.

Pada kejadian sebelumnya, ketinggian air di dalam rumah Devi mencapai satu meter, sementara di jalanan lebih dari itu. Banyak barang dan perlengkapan rumah yang rusak terendam air, sementara keluarganya terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan. Devi berharap bantuan terus disalurkan kepada warga yang membutuhkan, terutama bahan pokok seperti beras dan ikan kaleng cepat saji.

Respons Cepat BPBD Padang dan Imbauan Kewaspadaan

Banjir yang melanda Kota Padang ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang terjadi sejak Jumat pagi. Hingga malam sekitar pukul 19.40 WIB, hujan masih turun dengan intensitas sedang hingga lebat, sehingga warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

Menanggapi situasi ini, BPBD Kota Padang telah menyebarkan personelnya ke berbagai titik yang terdampak parah untuk membantu proses evakuasi warga. Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyatakan bahwa personel masih berada di lokasi hingga malam hari untuk membantu proses evakuasi.

Hendri Zulviton berharap agar hujan segera reda sehingga genangan air dapat surut dan kondisi kembali normal. BPBD terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi