Sembako Gratis Halteng: Bupati Ikram Gratiskan Kebutuhan Pokok Jelang Tahun Baru 2026

Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangaji menggratiskan paket sembako dalam Gerakan Pangan Murah, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Halteng menjelang Tahun Baru 2026 dan menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sembako Gratis Halteng: Bupati Ikram Gratiskan Kebutuhan Pokok Jelang Tahun Baru 2026
Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangaji menggratiskan paket sembako dalam Gerakan Pangan Murah, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Halteng menjelang Tahun Baru 2026 dan menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah. (AntaraNews)

Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Ikram M Sangaji menegaskan Program Gerakan Pangan Murah sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok saat perayaan Natal dan menjelang Tahun Baru 2026. Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halteng, seluruh paket sembako dalam kegiatan tersebut digratiskan dan biayanya ditanggung penuh oleh Pemkab Halteng. Kebijakan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk meringankan beban ekonomi warganya di tengah kebutuhan yang meningkat.

Inisiatif ini muncul saat kunjungan Gubernur Maluku Utara Sherly Djuanda Laos ke Halteng, di mana sempat muncul pertanyaan dari warga terkait perbedaan kebijakan antara paket pangan murah dari provinsi yang berbayar dan paket dari Pemkab Halteng yang gratis. Bupati Ikram dengan tegas menyatakan bahwa Pemda Halmahera Tengah menanggung semua biaya, sehingga masyarakat tinggal menikmati sembako tanpa dipungut biaya. Hal ini secara langsung mengubah Gerakan Pangan Murah menjadi program sembako gratis bagi warga, khususnya di Kecamatan Weda Tengah.

Selain bantuan pangan, Bupati Ikram juga mengumumkan dimulainya pembangunan jalan alternatif Taba Lik, yang kini dikenal sebagai Jalan Fagogoru. Jalan ini dinilai sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan yang kerap terjadi di jalur lama. Masyarakat juga diimbau untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan Tahun Baru, sejalan dengan edaran dari Kapolri.

Sembako Gratis: Bentuk Kepedulian Pemkab Halteng

Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangaji menekankan pentingnya program Gerakan Pangan Murah bagi masyarakat. Program ini secara khusus dirancang untuk membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Kebutuhan akan bahan pangan cenderung meningkat signifikan pada periode tersebut, sehingga bantuan ini sangat relevan.

Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab langsung, Pemkab Halteng memutuskan untuk menggratiskan seluruh paket sembako yang didistribusikan. Seluruh biaya yang timbul dari program sembako gratis ini ditanggung penuh oleh pemerintah daerah. Kebijakan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga, terutama di wilayah Kecamatan Weda Tengah.

Perbedaan kebijakan antara program pangan dari provinsi yang berbayar dan program Pemkab Halteng yang gratis sempat menjadi pertanyaan di kalangan warga. Bupati Ikram menjelaskan bahwa Pemda Halmahera Tengah berkomitmen menanggung semua biaya. Hal ini menunjukkan keberpihakan nyata Pemkab Halteng kepada rakyatnya, tidak hanya hadir tetapi juga mengambil tanggung jawab langsung.

Pembangunan Infrastruktur dan Pencegahan Bencana

Usai kegiatan Gerakan Pangan Murah, Bupati Ikram juga menandai dimulainya pembangunan jalan alternatif Taba Lik. Jalan ini, yang kini resmi dinamakan Jalan Fagogoru, dianggap krusial untuk menekan angka kecelakaan di jalur lama yang sering menimbulkan risiko tinggi bagi pengguna jalan. Perubahan nama ini juga bertujuan untuk menghilangkan stigma rawan kecelakaan.

Proyek pembangunan jalan alternatif Fagogoru ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemkab Halmahera Tengah dan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). Proses pembebasan lahan telah rampung sepenuhnya, memastikan lokasi siap untuk segera dikerjakan. Diharapkan jalan ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan keselamatan dan konektivitas.

Sementara itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Djuanda Laos juga menyoroti masalah banjir yang kerap melanda wilayah tersebut. Normalisasi Kali Kobe akan segera dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan sebagai upaya mitigasi. Langkah ini bertujuan untuk mencegah luapan air yang sering merendam permukiman warga saat hujan deras.

Kerja sama antara Pemkab Halmahera Tengah dan PT IWIP kembali terjalin untuk proyek normalisasi sungai ini. Gubernur Sherly menekankan pentingnya langkah ini agar air tidak lagi meluap ke rumah-rumah penduduk. Normalisasi ini diharapkan membawa rasa aman bagi warga saat musim penghujan.

Solidaritas Sosial dan Imbauan Keamanan

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Ikram menyampaikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat. Ia meminta warga untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Imbauan ini sejalan dengan arahan yang telah dikeluarkan oleh Kapolri.

Secara khusus, Bupati Ikram menyoroti larangan penjualan dan konsumsi minuman keras. Ia mengingatkan bahwa banyak kejadian yang tidak diinginkan bermula dari konsumsi alkohol. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk merayakan momen pergantian tahun dengan aman, tertib, dan penuh kedamaian.

Pemkab Halmahera Tengah juga menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Bantuan kemanusiaan sebesar Rp3 miliar telah disalurkan sebagai bentuk empati. Selain itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Halteng juga secara sukarela memberikan sumbangan sebagai bentuk solidaritas.

Gubernur Sherly Djuanda Laos mengapresiasi langkah cepat Pemkab Halteng dan ASN atas bantuan ini. Bantuan tersebut ditujukan kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Ini menunjukkan kuatnya rasa solidaritas dari pemerintah daerah Halmahera Tengah.

  • Kunjungan Gubernur Maluku Utara Sherly Djuanda Laos ke Halteng menjadi momentum penting untuk berbaur langsung dengan masyarakat dan menyerap aspirasi demi kemajuan daerah.
  • Gubernur Sherly membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat, di mana berbagai aspirasi disampaikan.
  • Aspirasi warga meliputi kebutuhan lahan pemakaman, pembangunan mes PT IWIP, lapangan sepak bola, bus sekolah, air bersih dan drainase, hingga permintaan tenda dan kursi gereja.
  • Gubernur Sherly memberikan apresiasi atas berbagai kebijakan pro-rakyat yang dijalankan Pemkab Halmahera Tengah, termasuk bantuan sembako gratis, insentif masyarakat, dan listrik gratis.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi