KAI Daop 8 Surabaya Perketat Pengamanan Nataru 2025/2026 dengan Gandeng K9 Polda Jatim

KAI Daop 8 Surabaya tingkatkan Pengamanan Nataru 2025/2026 dengan menggandeng unit K9 Polda Jatim untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang selama masa libur akhir tahun.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KAI Daop 8 Surabaya Perketat Pengamanan Nataru 2025/2026 dengan Gandeng K9 Polda Jatim
KAI Daop 8 Surabaya tingkatkan Pengamanan Nataru 2025/2026 dengan menggandeng unit K9 Polda Jatim untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang selama masa libur akhir tahun. (AntaraNews)

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengambil langkah strategis untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Upaya ini diwujudkan melalui kerja sama erat dengan Detasemen Polisi Satwa (K9) Polda Jawa Timur. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan perjalanan kereta api berjalan lancar dan aman bagi seluruh pelanggan.

Masa angkutan Nataru yang berlangsung selama 12 hari, mulai dari 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, menjadi fokus utama peningkatan pengamanan ini. Unit K9 bersama personel keamanan akan melakukan patroli rutin di berbagai area vital stasiun, termasuk ruang tunggu, peron, dan lingkungan sekitar jalur kereta api. Langkah ini diambil untuk mendeteksi potensi ancaman keamanan secara dini.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa dukungan tim K9 sangat penting untuk pelayanan keamanan yang optimal. Kemampuan deteksi khusus yang dimiliki anjing pelacak diharapkan dapat menjaga keselamatan perjalanan dan memberikan ketenangan bagi pelanggan. Ini adalah komitmen KAI Daop 8 Surabaya dalam menghadirkan layanan terbaik.

Sinergi K9 dan Personel Keamanan untuk Deteksi Ancaman

Peningkatan standar keamanan pada periode libur akhir tahun diwujudkan dengan menyiagakan 12 unit K9. Unit-unit ini ditempatkan secara strategis di Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Surabaya Pasarturi, dua stasiun utama di wilayah Daop 8 Surabaya. Kehadiran K9 ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus membantu dalam pemeriksaan barang bawaan penumpang secara selektif.

Unit K9 memiliki kemampuan khusus untuk mendeteksi berbagai potensi ancaman keamanan, termasuk benda mencurigakan atau barang terlarang lainnya. Patroli rutin yang dilakukan oleh tim K9 bersama personel pengamanan mencakup area-area padat penumpang. Hal ini untuk memastikan tidak ada celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Mahendro Trang Bawono menekankan pentingnya peran K9 dalam upaya pengamanan ini. “Kami memastikan pelayanan keamanan berjalan optimal, termasuk melalui dukungan tim K9 yang memiliki kemampuan deteksi khusus,” ujarnya. Tujuan utama dari sinergi ini adalah untuk menjaga keselamatan perjalanan dan memberikan ketenangan bagi seluruh pelanggan selama Nataru.

Peningkatan Pengamanan Eksternal dan Data Penumpang Nataru

Selain melibatkan unit K9, KAI Daop 8 Surabaya juga memperkuat sinergi pengamanan dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Peningkatan penjagaan dilakukan di sejumlah titik operasi untuk memastikan keamanan menyeluruh. Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen KAI Daop 8 Surabaya untuk menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat.

Data sementara menunjukkan antusiasme masyarakat menggunakan layanan kereta api selama masa Nataru. Hingga Sabtu (27/12) pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 43.587 pelanggan menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya. Angka ini terdiri atas 24.434 pelanggan berangkat dan 22.153 pelanggan datang. Jumlah ini masih berpotensi bertambah hingga keberangkatan dan kedatangan terakhir hari itu.

Akumulasi keberangkatan dan kedatangan penumpang di wilayah KAI Daop 8 Surabaya selama periode 18 hingga 27 Desember 2025 telah mencapai 454.863 pelanggan. Rinciannya adalah 240.626 pelanggan berangkat dan 214.237 pelanggan datang. Mahendro memproyeksikan total 691.767 pelanggan akan dilayani selama masa angkutan Nataru, dengan 357.783 pelanggan berangkat dan 336.984 pelanggan datang.

Ketersediaan Kapasitas Angkut dan Tingkat Penjualan Tiket

Untuk mendukung kelancaran operasional selama 18 hari masa angkutan Nataru, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan kapasitas angkut yang memadai. Rata-rata tersedia 24.964 tempat duduk per hari, atau total 449.352 tempat duduk selama periode tersebut. Kapasitas ini mencakup 386.064 tempat duduk kereta api reguler dan 63.288 tempat duduk kereta api tambahan.

Setiap harinya, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 58 perjalanan kereta api untuk melayani kebutuhan masyarakat. Ini menunjukkan kesiapan KAI dalam menghadapi lonjakan penumpang selama libur akhir tahun. Pengaturan jadwal dan penambahan kapasitas ini diharapkan dapat mengakomodasi seluruh pelanggan yang ingin bepergian menggunakan kereta api.

Hingga saat ini, tingkat penjualan tiket telah mencapai sekitar 79 persen dari total kapasitas yang disediakan. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, sekaligus mengindikasikan bahwa sebagian besar tiket telah terjual. KAI Daop 8 Surabaya terus memantau penjualan tiket dan berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi