Pangkalpinang – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keamanan dan kelancaran layanan di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat. Penegasan ini disampaikan menjelang dan selama periode arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Upaya ini bertujuan untuk memastikan seluruh aktivitas penyeberangan berjalan aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan.
Kesiapan Pelabuhan Tanjung Kalian menjadi prioritas utama mengingat tingginya mobilitas warga selama libur akhir tahun. Pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah bersinergi untuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang dan kendaraan. Langkah-langkah preventif dan responsif telah disiapkan guna meminimalisir hambatan serta menjaga stabilitas dan keamanan di area pelabuhan.
Hidayat Arsani juga mengimbau seluruh pengguna jasa penyeberangan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan pribadi dan mematuhi aturan yang berlaku. Kolaborasi antara petugas dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan suasana perjalanan yang harmonis dan lancar, sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 dapat dinikmati dengan tenang dan nyaman.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Pemerintah dan Pengamanan Arus Mudik Nataru
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, secara langsung memastikan bahwa seluruh operasional dan layanan di Pelabuhan Tanjung Kalian berjalan aman, tertib, dan lancar. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan resmi yang diterima di Pangkalpinang pada Sabtu, 27 Desember 2025. Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat yang menggunakan fasilitas pelabuhan.
Kelancaran dan keamanan Pelabuhan Tanjung Kalian selama arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026 ini merupakan cerminan dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Forkopimda. Kerja sama ini sangat vital dalam menjaga stabilitas, keamanan, serta kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Berbagai pihak telah berkoordinasi untuk menyusun strategi pengamanan dan pelayanan yang komprehensif.
Lebih lanjut, Hidayat Arsani menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan terbaik. Peningkatan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan penyeberangan menjadi fokus utama. "Sinergi ini penting agar mobilitas masyarakat jelang Nataru tetap lancar," tegasnya, menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga.
Advertisement
Advertisement
Optimalisasi Layanan PT ASDP di Pelabuhan Tanjung Kalian
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka, Agustinus Cahyo Upandika, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mempersiapkan armada dan pola operasi secara optimal untuk menghadapi arus mudik Nataru. Persiapan ini mencakup aspek teknis dan operasional guna memastikan kelancaran setiap perjalanan. PT ASDP berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi para penumpang.
Pelabuhan Tanjung Kalian saat ini dilengkapi dengan dua dermaga yang siap melayani 16 kapal penyeberangan. Fasilitas pendukung lainnya meliputi ruang tunggu berkapasitas 300 orang serta area siap muat yang mampu menampung hingga 450 kendaraan kecil atau 284 kendaraan campuran. Kesiapan infrastruktur ini sangat krusial untuk menampung lonjakan penumpang dan kendaraan selama periode liburan.
Pada kondisi normal, kapasitas angkut rata-rata harian Pelabuhan Tanjung Kalian mencapai 2.079 penumpang, 360 sepeda motor, dan 342 mobil. Bahkan, pada kondisi puncak kepadatan, pelabuhan ini mampu melayani hingga 3.696 penumpang per hari. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 22 hingga 23 Desember 2025, sementara puncak arus balik diprediksi pada 2 hingga 3 Januari 2026.
Advertisement
Agustinus Cahyo Upandika menambahkan, "Seluruh fasilitas, armada, dan petugas sudah siap melayani lonjakan penumpang Nataru. Trip kapal rata-rata berjalan normal, dan bila diperlukan kami siap melakukan penambahan sesuai kebutuhan di lapangan." Pernyataan ini menegaskan kesiapan penuh PT ASDP dalam mengantisipasi segala kemungkinan selama periode sibuk ini, termasuk potensi penambahan trip kapal jika diperlukan untuk menjaga kelancaran operasional.
Sumber: AntaraNews