KPKP Jaksel Capai Target Vaksinasi dan Sterilisasi Hewan 2025, Jaga Kesejahteraan Hewan Jakarta

Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan berhasil melampaui target vaksinasi dan sterilisasi hewan untuk tahun 2025, memastikan kesehatan dan menekan populasi hewan di Jakarta.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KPKP Jaksel Capai Target Vaksinasi dan Sterilisasi Hewan 2025, Jaga Kesejahteraan Hewan Jakarta
Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan berhasil melampaui target vaksinasi dan sterilisasi hewan untuk tahun 2025, memastikan kesehatan dan menekan populasi hewan di Jakarta. (AntaraNews)

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan telah mencapai target vaksinasi dan sterilisasi hewan yang ditetapkan untuk tahun 2025. Pencapaian ini bertujuan untuk memastikan kesejahteraan hewan serta mengendalikan populasi, khususnya kucing liar. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Irawati Harry Artharini, mengungkapkan keberhasilan ini pada Minggu (14/12) di Jakarta. Menurutnya, sebanyak 11.227 ekor hewan penular rabies (HPR) telah divaksinasi. Selain itu, 2.569 ekor kucing juga telah menjalani sterilisasi sebagai bagian dari program tersebut.

Inisiatif ini didorong oleh komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi keluhan masyarakat terkait populasi kucing liar yang semakin meningkat. Program sterilisasi gratis dan vaksinasi rabies ini menunjukkan antusiasme tinggi dari warga. Mereka aktif berpartisipasi dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan dan lingkungan sekitar.

Upaya Menekan Populasi dan Menjaga Kesehatan Hewan

Program vaksinasi dan sterilisasi yang digalakkan oleh KPKP Jakarta Selatan memiliki tujuan ganda. Pertama, untuk menekan laju pertumbuhan populasi kucing, terutama kucing liar, yang seringkali menjadi sumber keluhan masyarakat. Kedua, untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan dari berbagai penyakit, termasuk rabies yang berbahaya.

Irawati Harry Artharini menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat. "Vaksinasi 11.227 ekor hewan penular rabies (HPR) dan sterilisasi kucing 2.569 ekor," ujarnya, menegaskan capaian signifikan tersebut. Angka ini menunjukkan dedikasi dan kerja keras tim di lapangan.

Pelaksanaan program ini tidak menemui kendala berarti berkat dukungan dari berbagai pihak. Masyarakat, komunitas penyayang hewan, serta Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di wilayah Jakarta Selatan turut serta. Kolaborasi ini menjadi kunci sukses dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

Syarat dan Mekanisme Sterilisasi Gratis untuk Warga DKI

Untuk mengikuti program sterilisasi kucing gratis yang disediakan oleh Dinas KPKP DKI Jakarta, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pemilik. Syarat utama adalah pemilik harus merupakan warga DKI Jakarta, dibuktikan dengan kepemilikan KTP DKI. Hal ini memastikan bahwa program tepat sasaran bagi penduduk ibu kota.

Kucing yang akan disterilisasi harus berjenis lokal atau domestik, dalam kondisi sehat, dan berusia minimal tujuh bulan, baik jantan maupun betina. Khusus untuk kucing betina, dipastikan tidak sedang dalam kondisi hamil saat prosedur dilakukan. Ini penting untuk keselamatan dan keberhasilan proses sterilisasi.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan atau kode QR yang disediakan oleh Dinas KPKP DKI Jakarta. Setelah pendaftaran, kucing wajib berpuasa sebelum prosedur sterilisasi. Setelah tindakan, kucing akan diberi tanda telinga (ear tip) sebagai identifikasi bahwa mereka telah disterilisasi.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi, bahkan banyak yang meminta Sudin KPKP untuk melakukan sterilisasi dengan metode TNR. Metode ini melibatkan penangkapan (trap), sterilisasi (neuter), dan pengembalian (return) hewan ke lingkungan asal mereka. Ini menunjukkan kesadaran warga akan pentingnya program ini.

Komitmen Jangka Panjang Pemprov DKI Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui Dinas KPKP, memiliki target ambisius untuk program vaksinasi rabies dan sterilisasi hewan. Target pada tahun 2025 adalah sterilisasi sebanyak 21.000 ekor hewan. Angka ini jauh lebih besar dari capaian saat ini, menunjukkan komitmen jangka panjang.

Selain itu, target vaksinasi rabies untuk tahun 2025 ditetapkan sebanyak 47.659 ekor. Angka ini mencerminkan upaya serius dalam mengendalikan penyebaran rabies di wilayah ibu kota. Program ini akan terus berlanjut dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat.

"Alhamdulillah, tak ada kendala berkat dukungan dari seluruh pihak baik masyarakat, komunitas penyayang hewan dan UKPD di wilayah," kata Irawati. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama. Keberhasilan program ini adalah hasil kerja sama yang solid.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi