Kolaborasi Unhas USK Perkuat Layanan Medis di Pidie Jaya Pasca-Bencana Banjir dan Longsor

Kolaborasi Unhas USK hadir di RSUD Pidie Jaya untuk memperkuat layanan medis pasca-bencana banjir dan longsor, memastikan penanganan korban tetap optimal di tengah tantangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kolaborasi Unhas USK Perkuat Layanan Medis di Pidie Jaya Pasca-Bencana Banjir dan Longsor
Kolaborasi Unhas USK hadir di RSUD Pidie Jaya untuk memperkuat layanan medis pasca-bencana banjir dan longsor, memastikan penanganan korban tetap optimal di tengah tantangan. (AntaraNews)

Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Syiah Kuala (USK) bersinergi dalam upaya kemanusiaan untuk memperkuat layanan medis di RSUD Pidie Jaya. Kolaborasi ini muncul sebagai respons cepat terhadap dampak bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh sejak akhir November 2025. Langkah strategis ini bertujuan memastikan penanganan kesehatan bagi para korban tetap berjalan optimal.

Inisiatif penting ini diambil mengingat meningkatnya jumlah korban serta keterbatasan tenaga kesehatan lokal di area terdampak. Kedua institusi pendidikan tinggi tersebut menyatukan kekuatan untuk menjaga keberlangsungan pelayanan medis esensial. Mereka bertekad memberikan dukungan penuh kepada masyarakat Pidie Jaya yang membutuhkan.

Tim medis dari USK menjadi garda terdepan yang pertama kali tiba di lokasi bencana untuk melakukan asesmen awal. Selanjutnya, Tim Medis Unhas bergabung dengan membawa beragam spesialisasi untuk melengkapi kebutuhan penanganan medis. Keterlibatan dua universitas ini menjadi elemen krusial dalam mitigasi dampak bencana kesehatan.

Peran Awal USK dan Penguatan Tim Medis Unhas

Tim medis dari Universitas Syiah Kuala (USK) adalah kelompok pertama yang sigap tiba di lokasi bencana Pidie Jaya. Mereka segera melakukan asesmen cepat untuk memahami kebutuhan mendesak di RSUD Pidie Jaya. Fokus utama mereka adalah memperkuat sistem triase, layanan gawat darurat, serta pelayanan esensial lainnya.

Untuk meningkatkan kapasitas penanganan medis, Tim Medis Unhas kemudian bergabung dengan membawa sejumlah tenaga spesialis. Kehadiran mereka sangat vital dalam menangani berbagai kasus kompleks. Tim ini terdiri dari dokter orthopaedi dan traumatology, obgyn, penyakit dalam, serta spesialis anak.

Selain itu, turut serta pula PPDS Fakultas Kedokteran Unhas, anggota TBM Calcaneus Fakultas Kedokteran Unhas, dan mahasiswa keperawatan. Kehadiran tim Unhas ini bertujuan khusus untuk mendukung tenaga kesehatan setempat. Para tenaga medis lokal telah bekerja tanpa henti sejak awal bencana melanda.

Muh. Andry Usman, SpOT (K) Hip & Knee, Ketua Tim Bantuan Medis Unhas, menegaskan pentingnya dukungan ini. "Kami memperkuat layanan yang sudah berjalan di RSUD Pidie Jaya, terutama untuk kasus-kasus gawat darurat," ujarnya. Kolaborasi ini memastikan bahwa beban kerja tenaga medis lokal dapat terbagi secara efektif.

Penanganan Kasus Darurat dan Sinergi Optimal

Tim Unhas secara aktif menangani beragam kasus medis di RSUD Pidie Jaya, mulai dari tindakan kegawatdaruratan hingga layanan poliklinik. Mereka juga terlibat dalam penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD) yang selalu siaga. Berbagai tindakan bedah akibat luka setelah bencana juga berhasil dilakukan.

Menurut Andry, beberapa operasi caesar darurat berhasil diselesaikan berkat kehadiran tim spesialis. "Termasuk tindakan bedah dan layanan UGD lainnya," tambahnya. Kehadiran tim ini sangat krusial untuk memastikan pelayanan esensial tetap berjalan lancar.

Sinergi antara Universitas Hasanuddin dan Universitas Syiah Kuala menjadi kunci utama keberhasilan operasi ini. Kolaborasi Unhas USK memastikan rantai layanan kesehatan tetap berfungsi optimal. Hal ini sangat penting di tengah tekanan situasi bencana yang menuntut respons cepat dan terkoordinasi.

Melalui kerja sama erat ini, kedua universitas menunjukkan komitmen kuat terhadap kemanusiaan. Mereka berupaya maksimal untuk meringankan beban masyarakat Pidie Jaya. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kesehatan di wilayah terdampak bencana.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi