Penyanyi dan produser asal Korea Selatan, Dept, baru-baru ini mengungkapkan kisah menarik di balik salah satu lagunya yang berjudul "A Night in Jakarta". Inspirasi tersebut datang dari pengalaman tak terlupakan saat ia menggelar konser di Balai Sarbini, Jakarta, pada tahun sebelumnya. Kejadian ini meninggalkan kesan mendalam bagi musisi kelahiran 1991 tersebut.
Dept menjelaskan bahwa keramahan luar biasa dari para penggemarnya di Indonesia menjadi pemicu utama terciptanya karya musik tersebut. Meskipun sempat mengalami insiden teknis saat pertunjukan, dukungan positif dari penonton justru mengubah suasana. Momen tersebut menjadi fondasi emosional yang kuat untuk lagu barunya.
Pengungkapan ini disampaikan Dept dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Jakarta pada hari Sabtu, 30 November. Ia berbagi detail tentang bagaimana insiden kecil dan interaksi personal dengan penggemar membentuk narasi lagu. Kisah ini tentu membuat para pendengar semakin penasaran dengan makna di balik liriknya.
Advertisement
Advertisement
Insiden Panggung dan Dukungan Penggemar di Jakarta
Dept mengenang kembali konsernya di Balai Sarbini, Jakarta, tahun lalu. Ia menceritakan insiden tak terduga saat gitar yang dipegangnya terjatuh di atas panggung. Sistem suara juga sempat mengalami masalah teknis yang cukup mengganggu jalannya pertunjukan.
Pada saat itu, Dept merasa khawatir akan mengecewakan para penggemar yang telah datang. Namun, respons penonton justru di luar dugaan. Kecerobohan tersebut disambut dengan energi positif dan dukungan yang luar biasa dari audiens.
Dukungan tersebut membantunya melanjutkan pertunjukan dengan lebih baik. "Tapi anda tahu saya menjatuhkan gitar dan sistem suaranya bermasalah,” kata Dept. Pengalaman ini menjadi salah satu bagian tak terpisahkan dari "A Night in Jakarta".
Advertisement
Advertisement
Kisah Tak Terduga di Malam Hari Jakarta
Dept juga berbagi cerita tentang malam setelah konser yang terasa larut dan menyeramkan baginya. Ia merasa tidak nyaman untuk keluar dari hotel sendirian di tengah malam. Padahal, perutnya sudah sangat lapar dan membutuhkan makanan.
Dalam situasi tersebut, seseorang yang tidak dikenal datang menolongnya dengan meminjamkan uang. Dengan uang tersebut, Dept akhirnya bisa membeli makanan untuk mengatasi rasa laparnya. Kejadian ini menunjukkan keramahan warga Jakarta yang tulus.
Esok paginya, Dept segera berusaha mencari orang baik tersebut untuk mengembalikan uangnya. "Tapi setelah beberapa pukul 7 pagi dia menelepon. (Dia bilang) anda harus mengembalikan uang saya, dia orang yang sangat baik dan itu adalah cerita yang sangat menarik,” ucap pria kelahiran 1991 itu. Kisah ini semakin memperkaya inspirasi untuk "A Night in Jakarta".
Advertisement
Advertisement
Perjalanan Karir dan Konser "Dream Age Tour"
Selain "A Night in Jakarta", Dept menegaskan bahwa setiap lagu yang ia ciptakan memiliki keunikan dan cerita tersendiri. Lee Ho Jung, nama asli Dept, memulai karir profesionalnya pada 15 Juli 2016. Single debutnya berjudul “Easily / 편하게 들어" menandai awal perjalanannya di industri musik.
Selama hampir satu dekade berkarya, Dept telah dikenal sebagai talenta menjanjikan di genre R&B dan soul Korea. Ia telah menghasilkan berbagai proyek yang memperkuat reputasinya secara internasional. Karyanya selalu dinantikan oleh para penggemar musik.
Album studio terbarunya, "Dream Age" (2025), mendapatkan pujian luas atas kedewasaan musikal dan produksi yang detail. Sebelumnya, ia juga merilis "Strawberry Champagne" (2024) dan "Green" (2024), serta lagu populer seperti “Van Gogh” dan “Whenever It Rains”.
Advertisement
Dengan promotor Hans Entertainment, Dept akan kembali menggelar konser bertajuk “Dream Age Tour in Jakarta 2025”. Pertunjukan ini akan menjadi konser keduanya di Indonesia, berlangsung pada 29 November 2025 di MNC Conference Hall, INews Tower, Jakarta. Konser ini diharapkan dapat mengulang kesuksesan sebelumnya.
Sumber: AntaraNews