Kemenkes Anugerahkan STBM Award dan Swasti Saba 2025 kepada 196 Daerah, Dorong Lingkungan Sehat Berkelanjutan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menganugerahkan STBM Award dan Swasti Saba 2025 kepada 196 daerah. Penghargaan ini mendorong komitmen daerah wujudkan lingkungan sehat dan berkelanjutan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenkes Anugerahkan STBM Award dan Swasti Saba 2025 kepada 196 Daerah, Dorong Lingkungan Sehat Berkelanjutan
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menganugerahkan STBM Award dan Swasti Saba 2025 kepada 196 daerah. Penghargaan ini mendorong komitmen daerah wujudkan lingkungan sehat dan berkelanjutan. (AntaraNews)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah memberikan penghargaan bergengsi, yakni Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award dan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) atau Swasti Saba Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan kepada sejumlah pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan di wilayah masing-masing.

Acara penganugerahan ini berlangsung di Jakarta pada tanggal 28 November, menandai komitmen Kemenkes dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Sebanyak 196 kabupaten/kota telah berpartisipasi dan melalui proses penilaian ketat untuk mendapatkan pengakuan ini. Inisiatif ini diharapkan dapat memacu daerah lain untuk terus berinovasi dalam program kesehatan lingkungan.

Pemberian penghargaan STBM Award dan Swasti Saba 2025 ini bertujuan untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan sanitasi berkelanjutan. Selain itu, upaya ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan lingkungan permukiman yang layak bagi seluruh warga negara.

Meningkatkan Kualitas Hidup Melalui Gaya Hidup Sehat

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya gaya hidup sehat dalam meningkatkan usia harapan hidup masyarakat Indonesia. Beliau menyebut bahwa ini adalah kesempatan bagi seluruh bupati dan warga Indonesia untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat. Hal ini dimulai dari aktivitas fisik, pola makan seimbang, hingga gaya hidup secara keseluruhan.

Kemenkes menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia dapat terus berlanjut hingga mencapai usia harapan hidup 75 tahun. Target ini akan dicapai melalui penerapan kebiasaan hidup sehat yang konsisten di seluruh lapisan masyarakat. Program STBM dan KKS menjadi pilar utama dalam mewujudkan visi tersebut.

Pada tahun 2025, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) melalui Direktorat Kesehatan Lingkungan memberikan dua jenis penghargaan utama. STBM Award ditujukan bagi daerah yang berhasil menerapkan lima pilar STBM dan membangun perilaku higienis, sementara Swasti Saba diberikan kepada daerah yang konsisten menciptakan lingkungan sehat secara menyeluruh.

Proses Verifikasi dan Partisipasi Daerah dalam Penghargaan

Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, drg. Murti Utami, MPH, menjelaskan bahwa tahun ini terdapat 196 kabupaten/kota yang berpartisipasi aktif dalam proses penilaian. Penilaian dilakukan melalui serangkaian verifikasi bertahap yang ketat. Proses ini memastikan bahwa daerah yang menerima penghargaan benar-benar memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

“Dari kota yang berpartisipasi ini, atas kesiapan dan juga hasil verifikasi awal di tingkat provinsi, kemudian baru dilanjutkan verifikasi dari pusat,” kata drg. Murti Utami. Tahapan verifikasi ini meliputi evaluasi komitmen daerah, implementasi program, serta dampak nyata terhadap kesehatan lingkungan dan masyarakat.

Kemenkes berharap semakin banyak program di daerah yang dapat bersinergi dengan kebijakan pusat untuk mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat. Sinergi ini krusial untuk menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan lingkungan.

Daftar Penerima Penghargaan dan Dampak Positifnya

Tahun 2025, penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) diberikan kepada berbagai daerah di Indonesia dengan kategori yang berbeda. Berikut adalah rincian penerima penghargaan KKS:

  • Satu kabupaten/kota meraih predikat Wistara Paripurna.
  • Tiga daerah menerima predikat Wistara.
  • Empat puluh satu kabupaten/kota masuk kategori Wiwerda.
  • Seratus satu daerah meraih penghargaan Padapa.
  • Tujuh provinsi ditetapkan sebagai Provinsi Pembina Terbaik atas dukungan mereka dalam pembinaan wilayah masing-masing.

Pada tahun yang sama, pemerintah juga menganugerahkan STBM Award kepada daerah yang dinilai berhasil menjalankan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Berikut adalah daftar penerima STBM Award:

  • Dua provinsi dinyatakan mencapai status Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS).
  • Lima kabupaten/kota meraih kategori STBM Paripurna.
  • Empat belas daerah pada tingkat Madya.
  • Tiga puluh tujuh kabupaten/kota memperoleh penghargaan STBM Pratama.

Pemberian penghargaan yang digelar dalam rangkaian Hari Kesehatan Nasional ke-61 ini diharapkan mampu memperkuat komitmen pemerintah daerah. Selain itu, inisiatif ini juga mendorong peran seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang sehat, berkelanjutan, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi