Dirut PAM Jaya Arief Nasrudin Raih Jakarta Youth Award 2025: Inspirasi Kaum Muda Jakarta

Dirut PAM Jaya Arief Nasrudin berhasil meraih Jakarta Youth Award 2025 atas keberhasilannya mengakselerasi transformasi dan memberikan sumbangsih nyata bagi warga Jakarta.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dirut PAM Jaya Arief Nasrudin Raih Jakarta Youth Award 2025: Inspirasi Kaum Muda Jakarta
Dirut PAM Jaya Arief Nasrudin raih Jakarta Youth Award 2025 atas percepatan transformasi dan sumbangsihnya bagi warga Jakarta, menjadikannya inspirasi kaum muda. (AntaraNews)

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, baru-baru ini menerima "Jakarta Youth Award 2025". Penghargaan ini diberikan oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemuda Jakarta.

Penganugerahan tersebut diselenggarakan pada 23 November di Jakarta. Ini adalah pengakuan atas kepemimpinan Arief Nasrudin.

Ia dinilai berhasil mengakselerasi transformasi. Kontribusinya bagi masyarakat ibu kota juga signifikan. Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Penghargaan Bergengsi untuk Kontribusi Nyata

Presidium Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemuda Jakarta, Cecep Sulaiman, memberikan pernyataan. Ia menegaskan Arief Nasrudin memenuhi kriteria "Jakarta Youth Award 2025". Menurutnya, "Tokoh itu harus memiliki komitmen, konsisten dan konsekuen."

Cecep menambahkan, "Setelah kita elaborasi, Pak Arief Nasrudin memang sudah semestinya menjadi inspirasi bagi kaum muda." Proses seleksi penghargaan ini sangat ketat. Verifikasi dilakukan selama enam bulan, dari April hingga September 2025.

Dewan juri menentukan penerima berdasarkan tiga indikator. Indikator tersebut mengukur sumbangsih tokoh terhadap warga Jakarta. Awalnya ada 43 nama yang diusulkan.

Setelah penyaringan cermat, hanya 10 tokoh yang dianggap layak. Arief Nasrudin berhasil masuk dalam daftar elit tersebut. Ini menunjukkan pengakuan luas atas kinerjanya.

Transformasi PAM Jaya di Bawah Kepemimpinan Arief Nasrudin

Arief Nasrudin menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diterima. Namun, ia menegaskan anugerah ini hasil kerja kolektif. "Anugerah yang diberikan tentu bukan hanya didedikasikan untuk saya secara pribadi," ujarnya.

Ia melanjutkan, "tapi juga diberikan kepada seluruh 'stakeholder', sistem yang ada di PAM Jaya." Sejak menjabat tahun 2023, PAM Jaya menunjukkan kemajuan signifikan. Transformasi layanan terus berjalan.

Salah satu fokus utama adalah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Ini diwujudkan melalui inisiasi Program Kartu Air Sehat. Program ini kini telah menjangkau 500 ribu pelanggan.

Akselerasi layanan juga terlihat dari penambahan 150.000 sambungan baru. Ini adalah pelanggan air bersih pada tahun ini. Total layanan PAM Jaya kini mencapai 76,19 persen.

Angka tersebut setara dengan sekitar 1.072.000 sambungan aktif. Ini menunjukkan peningkatan cakupan yang substansial. PAM Jaya juga mencetak sejarah baru.

Mereka berhasil memberikan dividen sebesar Rp62,3 miliar kepada Pemprov DKI Jakarta. Dividen ini untuk tahun 2024. "Ini menjadi kali pertama PAM Jaya dapat memberikan dividen," kata Arief.

Ia menambahkan, "Bahkan, jumlahnya lebih tinggi di antara BUMD lain." Arief menekankan komitmennya. "Untuk itu, kita tidak akan pernah putus untuk belajar dengan DOA, (Do Optimis Action)," tutupnya.

Dukungan dari Koalisi Masyarakat Sipil

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemuda Jakarta memberikan penghargaan ini. Koalisi tersebut merupakan gabungan dari berbagai lembaga. Organisasi-organisasi itu antara lain Jakarta Monitoring Network (JMN).

Ada juga Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) Jakarta. Serta Koalisi Perkotaan Jakarta (Jakarta Urban Coalition). Keberagaman anggota koalisi menunjukkan spektrum luas dukungan.

Dukungan ini berasal dari masyarakat sipil. Selain itu, terdapat Komunitas Peduli Pendidikan Jakarta (KPP Jakarta). Ada juga Masyarakat Pemantau Olahraga Jakarta (MPOJ).

Lembaga Pengembangan Peran Serta Masyarakat (LP2SM) juga tergabung. Serta Lembaga Pemantau Jakarta (LPJ). Jakarta Public Service (JPS) turut menjadi bagian dari koalisi ini.

Komunitas Reog Ponorogo (KRP) dan Pengembangan Partisipasi Masyarakat (P2M) juga ikut. Keterlibatan berbagai pihak ini memperkuat legitimasi penghargaan. "Jakarta Youth Award 2025" mengapresiasi tokoh muda berprestasi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi