FOTO: Longsor Majenang, 16 Korban Meninggal dan 7 Belum Ditemukan

Upaya penyelamatan terus berlangsung di Majenang setelah longsor menewaskan 16 warga dan membuat 7 lainnya masih belum ditemukan.

Arie Basuki
Oleh Arie Basuki - Reporter
FOTO: Longsor Majenang, 16 Korban Meninggal dan 7 Belum Ditemukan
Tim SAR mencari korban bencana tanah longsor yang menimbun beberapa rumah di Desa Cibeunying, Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (17/11/2025). (AFP/ Bakhtiar Rahman)

Hingga Senin (17/11/2025), upaya pencarian korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, masih berlangsung intensif. Tim gabungan terus menyisir lokasi bencana yang tertimbun material tanah dan puing.

Data terbaru menunjukkan 16 korban telah ditemukan meninggal dunia, sementara 7 warga lainnya masih dinyatakan hilang. Para penyintas dan warga terdampak dievakuasi ke tempat aman dan mendapat pendampingan serta bantuan darurat. 

Pemerintah Kabupaten Cilacap bersama tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian dengan mengerahkan perlengkapan khusus dan menambah personel untuk mempercepat penanganan pascabencana.

FOTO: Tragedi Longsor Majenang, 16 Korban Meninggal dan 7 Belum Ditemukan
Tim SAR mencari korban bencana tanah longsor yang menimbun beberapa rumah di Desa Cibeunying, Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (17/11/2025). AFP/ Bakhtiar Rahman
FOTO: Tragedi Longsor Majenang, 16 Korban Meninggal dan 7 Belum Ditemukan
Tim SAR mencari korban bencana tanah longsor yang menimbun beberapa rumah di Desa Cibeunying, Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (17/11/2025). AFP/ Bakhtiar Rahman
FOTO: Tragedi Longsor Majenang, 16 Korban Meninggal dan 7 Belum Ditemukan
Tim SAR mencari korban bencana tanah longsor yang menimbun beberapa rumah di Desa Cibeunying, Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (17/11/2025). AFP/ Bakhtiar Rahman
FOTO: Tragedi Longsor Majenang, 16 Korban Meninggal dan 7 Belum Ditemukan
Warga berdiri di dekat rerutuhan rumah akibat bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (17/11/2025). AFP/ Bakhtiar Rahman
Rekomendasi