Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Lampung Selatan menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan. Mereka menyerahkan sembako dan perlengkapan sekolah kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Dusun Muara Balak, Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang. Aksi ini merupakan respons cepat terhadap musibah yang menimpa dua keluarga di wilayah tersebut.
Penyerahan bantuan ini berlangsung di Kalianda pada hari Minggu, menargetkan keluarga Bapak Dedi Efendi dan Bapak Sariman. Kedua keluarga tersebut kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran yang terjadi pada Senin, 4 November 2025 lalu. Kegiatan sosial ini dikoordinasikan bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan.
Ketua IMM Lampung Selatan Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat, Hafis Faisol, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata karakter kader IMM. Bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban korban, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan semangat gotong royong. IMM berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap langkah kemanusiaan di tengah masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Detail Bantuan dan Edukasi Pencegahan Kebakaran
Bantuan yang disalurkan oleh IMM Lampung Selatan mencakup berbagai kebutuhan pokok bagi para korban kebakaran. Paket bantuan tersebut terdiri dari sembako untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, perlengkapan sekolah untuk anak-anak agar tetap bisa belajar, serta perabotan rumah tangga yang esensial. Fokus bantuan ini adalah untuk membantu pemulihan kehidupan keluarga korban.
Selain penyerahan bantuan, IMM Lampung Selatan juga berinisiatif mengadakan edukasi kebakaran bagi anak-anak di lingkungan sekitar lokasi kejadian. Program edukasi ini bertujuan sebagai upaya pencegahan dini terhadap risiko kebakaran di masa mendatang. Pemahaman tentang bahaya api dan cara penanganan awal sangat penting untuk ditanamkan sejak dini.
Hafis Faisol menegaskan bahwa aksi ini memiliki makna lebih dari sekadar pemberian materi. "Aksi ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tapi juga panggilan kemanusiaan," kata Hafis. Pihaknya ingin hadir langsung untuk membantu sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya anak-anak, agar lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran.
Advertisement
Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran komunitas tentang pentingnya keselamatan dari kebakaran. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih siap dalam menghadapi situasi darurat dan mengurangi risiko kerugian di masa depan. Ini adalah langkah proaktif dari IMM Lampung Selatan dalam membangun ketahanan komunitas.
Advertisement
Kolaborasi dan Apresiasi untuk Solidaritas Kemanusiaan
Kegiatan kemanusiaan ini terlaksana berkat kolaborasi erat antara IMM Lampung Selatan dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan. Sinergi antara organisasi mahasiswa dan instansi pemerintah ini menunjukkan kekuatan bersama dalam merespons bencana. Kerjasama ini memastikan bantuan tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran.
Hafis Faisol juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh donatur dan relawan yang telah berkontribusi. Dukungan mereka melalui penggalangan dana dan logistik sangat vital dalam menyukseskan aksi ini. "Semangat gotong royong dan kepedulian inilah yang menjadi kekuatan kita bersama," ucapnya, menekankan pentingnya partisipasi kolektif.
Kepala Bidang Damkar pada Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, turut membenarkan insiden kebakaran tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa nahas itu terjadi pada 4 November 2025, menghanguskan dua rumah sekaligus di Desa Ketapang. "Hari ini kita bersama teman-teman dari IMM melakukan aksi sosial yakni menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kecamatan Ketapang," ujarnya.
Advertisement
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial dan gotong royong masih sangat kuat di masyarakat Lampung Selatan. IMM Lampung Selatan berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam aksi-aksi kemanusiaan, memberikan dampak positif bagi komunitas yang membutuhkan.
Sumber: AntaraNews