Pemprov Jambi Tegaskan Budaya Melayu Jambi Pilar Penting Pembangunan Nasional Berkarakter

Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menekankan pentingnya Budaya Melayu Jambi sebagai pilar pembangunan nasional yang berkarakter dan berkelanjutan. Simak peran historisnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemprov Jambi Tegaskan Budaya Melayu Jambi Pilar Penting Pembangunan Nasional Berkarakter
Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menekankan pentingnya Budaya Melayu Jambi sebagai pilar pembangunan nasional yang berkarakter dan berkelanjutan. Simak peran historisnya! (AntaraNews)

Pemerintah Provinsi Jambi baru-baru ini menegaskan bahwa Budaya Melayu Jambi merupakan pilar krusial dalam arah pembangunan nasional. Penegasan ini disampaikan untuk mendorong pembangunan yang berkarakter, beradab, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah seminar nasional yang membahas kedigdayaan Melayu Jambi.

Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, secara langsung menyampaikan pandangannya pada acara penting tersebut. Seminar ini diselenggarakan di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi, Kabupaten Muaro Jambi. Acara ini menjadi forum strategis untuk merefleksikan nilai-nilai luhur budaya Melayu.

Penegasan ini bukan hanya mengenang kejayaan masa lalu, tetapi juga upaya reflektif untuk menegaskan kembali relevansi budaya. Nilai-nilai budaya dan adat Melayu diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam mendukung arah pembangunan. Ini menunjukkan komitmen Pemprov Jambi terhadap pelestarian warisan budaya.

Kedigdayaan Historis dan Peran Jambi dalam Perdagangan Dunia

Sejarah peradaban Budaya Melayu Jambi telah tercatat dalam berbagai naskah kuno sejak abad ke-7 Masehi. Catatan dari Dinasti Tang dan Song di Tiongkok, serta kronik India dan Arab, mengukuhkan peran penting Jambi. Wilayah ini dikenal sebagai pusat pelayaran dan perdagangan dunia yang menghubungkan timur dan barat.

Pada masanya, Jambi menjadi simpul vital dalam jaringan ekonomi dan budaya internasional. Ia juga berfungsi sebagai pintu gerbang peradaban Nusantara yang kaya akan nilai-nilai. Kedigdayaan ini menunjukkan bagaimana Jambi memiliki pengaruh besar dalam sejarah global.

Wagub Abdullah Sani menjelaskan bahwa nilai-nilai adat yang berakar kuat dalam prinsip "adat bersendikan syarak, syarak bersendikan kitabullah" telah membentuk karakter masyarakat Jambi. Karakter tersebut dikenal religius, terbuka, dan berkeadilan. Nilai-nilai ini masih sangat relevan untuk menjawab tantangan modernisasi dan globalisasi saat ini.

Komitmen Pemprov Jambi terhadap Pelestarian Budaya

Pemerintah Provinsi Jambi memberikan perhatian besar terhadap pelestarian budaya, termasuk Budaya Melayu Jambi. Pelestarian ini dianggap sangat penting karena budaya memiliki manfaat esensial dalam pembangunan manusia secara menyeluruh. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah.

Komitmen ini tercermin jelas dalam salah satu misi pembangunan Provinsi Jambi yang termuat dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi Tahun 2025-2029. Misi tersebut berfokus pada pemantapan keberlanjutan pembangunan dan kualitas sumber daya manusia. Tujuannya adalah mewujudkan SDM yang berkualitas, berbudaya, dan berkesetaraan gender.

Indikator sasaran dari misi tersebut salah satunya adalah indeks pembangunan kebudayaan. Ini menunjukkan bahwa pelestarian dan pengembangan Budaya Melayu Jambi bukan hanya retorika, melainkan menjadi bagian terukur dari rencana strategis pemerintah. Seminar nasional ini merupakan forum ilmiah dan strategis untuk menggali gagasan baru.

Program Prioritas dan Pengembangan Kawasan Budaya

Turunan dari misi pembangunan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi telah menetapkan 12 program prioritas. Salah satu program utama berfokus pada pengembangan Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi. Ini menunjukkan fokus nyata pada pelestarian warisan budaya.

Selain itu, program-program ini juga mencakup pengembangan kawasan dan infrastruktur sektor pertanian, perdagangan, industri, dan pariwisata. Kawasan Ujung Jabung, KCBN Muaro Jambi, KSPN Danau Kerinci, dan Geopark Merangin menjadi target pengembangan. Ini menunjukkan pendekatan holistik dalam pembangunan daerah.

Abdullah Sani menegaskan bahwa seminar nasional yang diselenggarakan merupakan forum ilmiah dan strategis. Tujuannya adalah untuk menggali, mengkaji, dan merumuskan gagasan-gagasan baru. Gagasan ini berpusat pada peran Budaya Melayu Jambi dalam mendukung arah pembangunan nasional secara komprehensif.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi