Dalam upaya menghadapi tantangan penegakan keamanan nasional di era digital, Polri menerapkan sistem Integrated Digital Security System (IDSS). Lewat Command Center yang terhubung dengan jaringan CCTV, sistem kecerdasan buatan (AI), dan data lintas instansi, IDSS diharapkan dapat memperkuat deteksi dini, mempercepat respons, serta meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan.
Terobosan inovatif ini digagas oleh Kabid TIK Polda Jawa Barat, Kombes Pol Parojahan Simanjuntak. Sistem ini menyatukan berbagai sumber data, antara lain, mulai dari CCTV publik, sistem transportasi, infrastruktur vzital, hingga laporan masyarakat, ke dalam satu pusat kendali yang terhubung dengan jaringan nasional.
Adapun implementasi proyek sistem IDSS dimulai di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Ia akan menjadi percontohan bagi sistem keamanan digital dengan target perluasan ke seluruh Indonesia dalam dua tahun mendatang.
"Keamanan di era digital tidak lagi dapat dijalankan secara sektoral dan reaktif. Diperlukan sistem prediktif dan kolaboratif yang mampu membaca pola ancaman lebih dini melalui pemanfaatan data real-time," ujar Parojahan yang sekaligus bertindak sebagai Leader dalam projek implementasi penerapan IDSS, Jumat (7/11).
Parajohan menambahkan bahwa program ini sejalan dengan gagasan Polri Presisi dan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam upaya memperkuat pertahanan dan keamanan nasional berbasis kemandirian teknologi digital.
"Keamanan yang berbasis kecerdasan adalah pijakan utama bagi pembangunan berkelanjutan," ujarnya.
Advertisement
Inovasi Upaya Nyata Polri
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, menyatakan bahwa inovasi ini upaya nyata Polri dalam mendukung arah kebijakan nasional.
Bakal menjadi simpul kolaboratif antara Polri, pemerintah daerah, BSSN, Kemenkominfo, sektor swasta dan masyarakat, projek ini diharapkan dapat turut menyokong segala upaya menghadapi tantangan penegakan keamanan di era sekarang.
Advertisement
Sistem Simpul Kerja Sama
Sistem ini akan menjadi simpul kerja sama antara Polri, pemerintah daerah, BSSN, Kemenkominfo, serta sektor swasta dan masyarakat sipil.
"IDSS adalah bentuk nyata Polri Presisi dalam era digital. Prediktif, responsif, dan transparan. Dengan sistem ini, keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi hasil kolaborasi semua pihak," ujarnya.