PKK Masuk Sekolah Kota Solok: Perkuat Karakter dan Kesejahteraan Generasi Muda

TP-PKK Kota Solok meluncurkan program inovatif PKK Masuk Sekolah untuk menanamkan nilai karakter, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga sejak dini, menjanjikan masa depan generasi unggul.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PKK Masuk Sekolah Kota Solok: Perkuat Karakter dan Kesejahteraan Generasi Muda
TP-PKK Kota Solok meluncurkan program inovatif "PKK Masuk Sekolah" untuk menanamkan nilai karakter, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga sejak dini, menciptakan generasi unggul di masa depan. (AntaraNews)

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Solok, Sumatera Barat, secara resmi meluncurkan program unggulan bernama PKK Masuk Sekolah. Inisiatif ini bertujuan memperkuat sinergi antara keluarga, masyarakat, dan dunia pendidikan di wilayah tersebut. Program ini diluncurkan pada Jumat, 08 November, untuk mendukung pembinaan generasi muda.

Program PKK Masuk Sekolah ini merupakan wujud nyata kepedulian PKK terhadap pembentukan karakter dan wawasan keluarga sejak usia dini. Ketua TP-PKK Kota Solok, Dona Ramadhani Kirana Putra, menyatakan bahwa program ini akan menanamkan nilai-nilai penting. Fokus utamanya adalah pada karakter, kesehatan, serta kesejahteraan keluarga di lingkungan sekolah.

Pelaksanaan program ini dibagi menjadi dua tim yang beroperasi di dua sekolah dasar berbeda. Tim I bertugas di SDN 17 Laing Pasia, sementara Tim II melaksanakan kegiatan di SDN 12 Tanah Garam. Setiap tim menghadirkan materi dan kegiatan edukatif yang telah disesuaikan dengan kebutuhan spesifik siswa dan lingkungan sekolah masing-masing.

Pembinaan Karakter dan Wawasan Keluarga Sejak Dini

Ketua TP-PKK Kota Solok, Dona Ramadhani Kirana Putra, menegaskan pentingnya program ini dalam membentuk generasi masa depan. "Kami ingin menghadirkan peran PKK secara langsung di sekolah agar anak-anak mendapatkan pembinaan karakter, wawasan keluarga, dan nilai-nilai kehidupan sejak usia dini," ujarnya. Hal ini menunjukkan komitmen PKK dalam mendukung pendidikan holistik.

Melalui program PKK Masuk Sekolah, perwakilan dari masing-masing Kelompok Kerja (Pokja) PKK memperkenalkan 10 Program Pokok PKK kepada para siswa. Program-program ini mencakup berbagai aspek penting dalam kehidupan. Di antaranya adalah bidang pendidikan, kesehatan, keterampilan hidup, hingga penguatan karakter keluarga yang menjadi fondasi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di kedua sekolah tersebut mendapatkan sambutan meriah dari para siswa. Suasana interaktif tercipta selama sesi tanya jawab seputar materi yang disampaikan. Antusiasme siswa terlihat jelas, terutama saat panitia menyediakan undian berhadiah bagi mereka yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.

Sinergi Strategis untuk Generasi Unggul Kota Solok

Pihak sekolah memberikan apresiasi tinggi terhadap program PKK Masuk Sekolah, melihatnya sebagai langkah strategis. Sinergi antara TP-PKK dan lembaga pendidikan dinilai sangat efektif dalam memperkuat pendidikan karakter di Kota Solok. Ini mencerminkan pemahaman bersama tentang pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Kepala SD 17 Laing Pasia, Yusran Rusmaladi, menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiatif ini. "Kami menyambut baik dan mengucapkan terima kasih dengan kegiatan ini karena sejalan dengan upaya pembinaan karakter peserta didik," katanya. Pernyataan ini menegaskan relevansi program dengan tujuan pendidikan nasional.

Dukungan serupa juga datang dari Kepala SD 12 Tanah Garam, Bambang Suryanto. Beliau berharap program PKK Masuk Sekolah dapat terus berlanjut dan menjadi bagian integral dari upaya bersama. "Harapan kami, kegiatan PKK Masuk Sekolah dapat terus dilanjutkan dan menjadi bagian dari gerakan bersama membangun generasi unggul Kota Solok," ujarnya.

Program PKK Masuk Sekolah direncanakan akan menjadi kegiatan berkelanjutan sepanjang tahun 2025. Rencananya, program ini akan melibatkan lebih banyak sekolah di seluruh Kota Solok. Melalui semangat kolaborasi antara TP-PKK, pemerintah, dan masyarakat, Kota Solok optimistis mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, berkarakter, dan berdaya dalam mewujudkan keluarga sejahtera.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi