2.120 Korban Terdampak, Bupati Lumajang Pastikan Bantuan Logistik Banjir Lumajang Merata

Bupati Lumajang Indah Amperawati menyalurkan bantuan logistik kepada 2.120 korban banjir Lumajang di dua kecamatan, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi dan distribusi merata.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
2.120 Korban Terdampak, Bupati Lumajang Pastikan Bantuan Logistik Banjir Lumajang Merata
Bupati Lumajang Indah Amperawati menyalurkan bantuan logistik kepada 2.120 korban banjir Lumajang di dua kecamatan, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi dan distribusi merata. (AntaraNews)

Bantuan logistik esensial telah disalurkan kepada 2.120 rumah warga yang terdampak banjir di dua kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Penyaluran ini mencakup makanan siap saji, air bersih, selimut, serta kebutuhan logistik dasar lainnya untuk para korban. Inisiatif ini merupakan respons cepat pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana alam.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Komandan Kodim 0821 Letkol Arh Anton Subhandi, secara langsung menyerahkan bantuan kepada ribuan warga. Mereka mengunjungi wilayah terdampak di Kecamatan Rowokangkung dan Jatiroto untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan. Kunjungan langsung ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap warganya.

Fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan secara cepat dan merata. Bupati Indah Amperawati menegaskan bahwa tidak ada warga yang boleh kekurangan makanan atau air bersih saat bencana terjadi. Oleh karena itu, distribusi bantuan diprioritaskan ke semua titik terdampak.

Penyaluran Bantuan Prioritas untuk Korban Banjir

Pemerintah Kabupaten Lumajang memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar bagi seluruh warga yang terdampak banjir. "Fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan secara cepat dan merata," kata Bupati Indah Amperawati dalam keterangannya di Lumajang, Minggu.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Lumajang berupaya memastikan tidak ada warga yang kekurangan makanan atau air bersih selama bencana banjir. Semua kebutuhan dasar harus terpenuhi, dan seluruh titik terdampak telah menjadi prioritas distribusi bantuan. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam penanganan bencana.

Selain makanan siap saji dan air bersih, pemerintah juga menyalurkan perlengkapan kebersihan, kebutuhan bayi, dan selimut. Seluruh bantuan disalurkan secara berkelanjutan agar warga dapat bertahan dengan layak hingga situasi benar-benar pulih. Pendekatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.

Data dan Lokasi Terdampak Banjir Lumajang

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Lumajang, banjir kali ini diakibatkan oleh meluapnya Sungai Banter. Luapan sungai tersebut merendam total 2.120 rumah warga di dua kecamatan, menyebabkan kerugian signifikan bagi masyarakat.

Rincian rumah terdampak meliputi 1.185 rumah di Desa Rojopolo dan 40 rumah di Desa Kaliboto Kidul, keduanya berada di Kecamatan Jatiroto. Sementara itu, di Kecamatan Rowokangkung, sebanyak 895 rumah di Desa Rowokangkung, Nogosari, dan Sidorejo juga terendam banjir. Data ini menjadi dasar dalam perencanaan distribusi bantuan.

Bupati Indah yang akrab disapa Bunda Indah, bersama Dandim 0821 Letkol Arh Anton Subhandi, turun langsung mengantarkan bantuan ke beberapa lokasi terdampak. Mereka secara spesifik mengunjungi Desa Sidorejo untuk memastikan logistik benar-benar sampai ke warga yang membutuhkan. Kunjungan ini sekaligus untuk memantau kondisi di lapangan.

Sinergi Pemerintah dan TNI dalam Penanganan Bencana

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan kondisi warga terdampak banjir di Lumajang. Bupati Indah dan Dandim 0821 juga meninjau dapur umum dan posko darurat di Balai Desa Sidorejo. Lokasi ini berfungsi sebagai pusat pendistribusian bantuan dan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Bupati Indah Amperawati menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat membutuhkan. "Bantuan itu bukan hanya bentuk kepedulian, tapi juga tanggung jawab pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan," ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi peran aktif pemerintah.

Dandim 0821 Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi menyatakan pihaknya mendukung penuh pendistribusian bantuan di lapangan. "Kami bersama pemerintah daerah memastikan seluruh bantuan sampai ke tangan masyarakat. Sinergi itu penting agar warga merasa diperhatikan dan tidak sendirian saat terjadi bencana," kata Letkol Anton. Sinergi ini merupakan bentuk nyata komitmen kemanusiaan dan pelayanan publik yang tanggap.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi