Kronologi Remaja 17 Tahun Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Dipukul karena Terus Bermain Handphone

TFS menolak perintah ibu dan memilih bermain ponsel atau handphone. Sehingga memicu kemarahan ibunya yang kemudian memukulnya.

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes - Reporter
Kronologi Remaja 17 Tahun Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Dipukul karena Terus Bermain Handphone
Kronologi Remaja 17 Tahun Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Dipukul karena Terus Bermain Handphone (Merdeka.com)

Seorang remaja berinisial TFS (17), warga Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang menghubungi layanan darurat 110 untuk melaporkan ibunya sendiri, S (45), setelah terjadi insiden pemukulan pada Sabtu (1/11).

Menurut keterangan dari Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, peristiwa tersebut bermula saat sang ibu meminta TFS untuk merapikan tempat tidur. Namun, TFS menolak dan memilih bermain ponsel atau handphone. Sehingga memicu kemarahan ibunya yang kemudian memukulnya.

"Remaja tersebut merasa tidak terima dan langsung menelepon layanan darurat untuk melaporkan ibunya," ujar Bambang.

Petugas Polsek Datangi Lokasi

Petugas dari Polsek Tumpang segera mendatangi lokasi untuk menindaklanjuti laporan. Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menyimpulkan bahwa tindakan sang ibu merupakan bentuk teguran dan tidak tergolong sebagai tindak pidana penganiayaan.

"Sudah dilakukan mediasi antara keduanya, dan masalah diselesaikan secara kekeluargaan," tambah Bambang.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar menggunakan layanan darurat secara bijak dan menyarankan agar konflik dalam keluarga diselesaikan melalui komunikasi yang baik.

Rekomendasi