Fakta Tragis Penembakan KKB Aibon Kogoya di Nabire, Satu Penumpang Tewas Ditembak

KKB Aibon Kogoya kembali berulah di Nabire, Papua Tengah, menembaki kendaraan sipil hingga menewaskan satu penumpang dan melukai empat lainnya. Apa motif di balik serangan brutal ini?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Tragis Penembakan KKB Aibon Kogoya di Nabire, Satu Penumpang Tewas Ditembak
KKB Aibon Kogoya kembali berulah di Nabire, Papua Tengah, menembaki kendaraan sipil hingga menewaskan satu penumpang dan melukai empat lainnya. Apa motif di balik serangan brutal ini? (AntaraNews)

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya kembali menebar teror di wilayah Papua Tengah. Insiden penembakan tragis terjadi pada Jumat, menargetkan sebuah kendaraan yang sedang melintas di kawasan Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire.

Akibat serangan brutal ini, seorang penumpang bernama Masturiyadi (50 tahun) dilaporkan tewas di tempat. Korban mengalami luka tembak fatal di bagian belakang kepala kanan, menambah daftar panjang korban kekerasan di wilayah tersebut.

Selain korban jiwa, empat penumpang lainnya juga mengalami luka-luka akibat tembakan dan pecahan kaca. Kejadian ini memicu keprihatinan mendalam serta respons cepat dari aparat keamanan setempat untuk mengamankan dan menindak para pelaku.

Detail Korban dan Kerusakan Kendaraan

Penembakan yang dilakukan KKB pimpinan Aibon Kogoya ini menyasar sebuah mobil jenis Hilux yang ditumpangi oleh lima orang. Selain Masturiyadi yang meninggal dunia, empat korban lainnya juga menderita luka-luka serius. Mereka adalah Yance Makai (38 tahun), Aser Kegou (45 tahun), Martinus Makai (42 tahun), dan Ari.

Para korban luka mengalami cedera akibat tembakan maupun terkena pecahan kaca yang berhamburan saat penyerangan terjadi. Kondisi kendaraan Hilux yang mereka tumpangi ditemukan dalam keadaan rusak berat, dengan banyak lubang bekas tembakan yang tersebar di bagian badan mobil, menunjukkan intensitas serangan.

Setelah insiden, kelima korban segera dievakuasi ke RSUD Nabire untuk penanganan medis lebih lanjut. Tim medis di rumah sakit tersebut langsung memberikan perawatan intensif kepada para korban luka, sementara jenazah Masturiyadi juga telah ditangani sesuai prosedur.

Respons Aparat dan Pengejaran Pelaku

Mendengar laporan penembakan tersebut, personel Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Nabire langsung bergerak cepat. Mereka segera melakukan penyelidikan mendalam di lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti dan mengidentifikasi para pelaku penyerangan terhadap warga sipil ini.

Kaops Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Rahmadani, menegaskan komitmen aparat dalam menindak tegas KKB. "Saat ini kami fokus melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan memperkuat pengamanan di wilayah Nabire Barat," ujarnya.

Brigjen Pol Faizal menambahkan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli dan pengawasan di jalur-jalur yang dianggap rawan. "Kami meningkatkan patroli dan pengawasan di jalur-jalur yang dianggap rawan karena keamanan masyarakat menjadi prioritas utama Operasi Damai Cartenz,” tegasnya, menunjukkan keseriusan dalam menjaga stabilitas dan keamanan di Papua Tengah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi