Sekolah Rakyat di Situbondo Batal Dimulai Tahun Ini, Tak Ada Siswa yang Mendaftar

Program sekolah rakyat di Kabupaten Situbondo akan ditunda hingga tahun 2026, disebabkan oleh minimnya pendaftaran siswa.

Hermawan Arifianto
Oleh Hermawan Arifianto - Reporter
Sekolah Rakyat di Situbondo Batal Dimulai Tahun Ini, Tak Ada Siswa yang Mendaftar
MPLS Sekolah Rakyat di Sentra Phalamarta Kabupaten Sukabumi. (Liputan6.com/Fira Syahrin). (© 2025 Liputan6.com)

Pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Situbondo terpaksa ditunda hingga tahun 2026, disebabkan oleh kurangnya pendaftaran siswa. Plt Kepala Dinas Pendidikan Situbondo, Sopan Effendi, menjelaskan bahwa program Sekolah Rakyat tidak dapat dimulai tahun ini karena berbagai alasan, salah satunya adalah tidak adanya siswa yang mendaftar.

"Sekolah Rakyat tahap pertama sempat dibuka, namun tidak ada siswa yang mendaftar," ungkap Sopan pada Kamis (9/10).

Rencana awal untuk Sekolah Rakyat di Situbondo adalah memanfaatkan Gedung Serbaguna atau GOR Baluran yang terletak di Kecamatan Situbondo.

"Untuk tahap pertama, rencana di Gedung Serbaguna, namun nanti di tahap dua akan dibangun Sekolah Rakyat di Desa Sliwung, Kecamatan Panji," tambahnya.

Sopan Effendi juga menegaskan bahwa pihaknya hanya akan menyediakan tenaga pengajar dan melakukan pendataan untuk siswa yang mendaftar, sementara pengelolaan sepenuhnya berada di bawah Kementerian Sosial. "Kalau untuk tenaga pendidikan kami siap, namun untuk pengelolaannya, semua dari Kementerian Sosial," paparnya.

Rencana 2026

Penerimaan siswa untuk Sekolah Rakyat pada tahun 2026 masih tergantung pada kesiapan dan kematangan program. Namun, prioritas akan diberikan kepada siswa dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

"Masyarakat kami harapkan bersabar menunggu informasi lebih lanjut terkait pembukaan pendaftaran Sekolah Rakyat ini," tutupnya.

Rekomendasi