Fakta Evakuasi Berjam-jam: Basarnas Temukan 13 Jenazah Baru di Lokasi Runtuhnya Mushalla Ponpes Al-Khoziny

Tim SAR gabungan kembali menemukan 13 jenazah korban runtuhnya mushalla Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, menambah total korban menjadi 141 orang, dengan proses evakuasi berlangsung dramatis hingga dini hari.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Evakuasi Berjam-jam: Basarnas Temukan 13 Jenazah Baru di Lokasi Runtuhnya Mushalla Ponpes Al-Khoziny
Tim SAR gabungan kembali menemukan 13 jenazah korban runtuhnya mushalla Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, menambah total korban menjadi 141 orang, dengan proses evakuasi berlangsung dramatis hingga dini hari. (AntaraNews)

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali menemukan 13 jenazah korban di Sidoarjo. Penemuan ini terjadi setelah mushalla Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny runtuh. Proses evakuasi dilakukan dari Sabtu (4/10) malam hingga Minggu (5/10) dini hari.

Dengan penemuan terbaru ini, total korban insiden runtuhnya mushalla Ponpes Al-Khoziny mencapai 141 orang. Dari jumlah tersebut, 104 orang dilaporkan selamat. Sementara itu, 37 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia akibat musibah ini.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa tim bekerja keras di lokasi kejadian. Mereka menggunakan alat berat untuk membuka akses ke reruntuhan. Tim SAR kemudian melakukan evakuasi secara hati-hati di tengah tumpukan material.

Detik-detik Evakuasi Korban Runtuhnya Mushalla

Proses evakuasi 13 jenazah baru ini berlangsung intensif selama berjam-jam. Korban ke-38 berhasil dievakuasi pada pukul 23:26 WIB, disusul korban ke-39 pada pukul 23:29 WIB. Tim SAR gabungan terus berupaya keras di lokasi runtuhnya mushalla Ponpes Al-Khoziny.

Nanang Sigit memaparkan bahwa sistem kerjanya melibatkan alat berat sebagai pembuka akses. Setelah itu, tim SAR akan melakukan evakuasi jika korban terlihat di antara puing-puing. "Sistem kerjanya sama yaitu dengan menggunakan alat berat sebagai pembuka akses untuk kemudian tim SAR melaksanakan evakuasi jika memang terlihat," kata Nanang.

Upaya pencarian terus berlanjut tanpa henti meskipun kondisi lapangan semakin sulit. Korban ke-40 dievakuasi pukul 00:13 WIB, disusul korban ke-41 pada 00:29 WIB. Kemudian, korban ke-42 dan ke-43 ditemukan dalam selang waktu kurang dari tiga menit.

Petugas tidak menyerah meski harus berhadapan dengan material bangunan yang menumpuk. Sekitar pukul 01:34 WIB, korban ke-44 berhasil ditemukan, diikuti korban ke-45 tujuh menit kemudian. Korban ke-46 dan ke-47 juga dievakuasi secara berurutan pada pukul 01:46 dan 01:53 WIB.

Tantangan dan Prosedur Penanganan Korban

Proses evakuasi korban runtuhnya mushalla Ponpes Al-Khoziny menghadapi banyak tantangan. Tim SAR harus berhati-hati mengingat banyaknya material bangunan yang masih menutupi area pencarian. Hal ini memperlambat upaya penyelamatan namun menjamin keselamatan petugas.

Nanang menjelaskan bahwa tim harus mengangkat puing-puing reruntuhan dan memotong rangka-rangka bangunan. Baru setelah itu, korban dapat dievakuasi dari timbunan material. "Tim SAR perlu mengangkat puing-puing reruntuhan, memotong rangka-rangka, baru kemudian bisa mengevakuasi korban dari timbunan material," jelas Nanang.

Penggunaan alat berat dan peralatan ekstrikasi sangat vital dalam operasi ini. Namun, alat berat sempat dihentikan sementara untuk memberi ruang bagi petugas. Penghentian ini memungkinkan pemotongan besi dan pengangkatan manual demi faktor keselamatan tim di lapangan.

Setelah berhasil dievakuasi, seluruh jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya. Di sana, tim DVI Polda Jawa Timur akan melakukan proses identifikasi. Langkah ini penting untuk memastikan identitas para korban yang meninggal dunia.

Data Terbaru Korban Musibah Runtuhnya Mushalla

Penemuan korban terus berlanjut hingga dini hari. Tim menemukan korban ke-48 pada pukul 02:37 WIB, kemudian korban ke-49 pada pukul 03:00 WIB. Tak lama setelah itu, korban ke-50 berhasil dievakuasi pada pukul 03:24 WIB.

Data terbaru menunjukkan bahwa total korban insiden runtuhnya mushalla Ponpes Al-Khoziny kini mencapai 141 orang. Angka ini mencakup korban selamat dan meninggal dunia. Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Dari total 141 korban, 104 orang berhasil diselamatkan dari reruntuhan. Sementara itu, 37 orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jumlah korban meninggal ini menjadi perhatian utama dalam penanganan pasca-bencana.

Pihak berwenang terus mengawasi perkembangan dan memberikan dukungan kepada para korban. Proses identifikasi di RS Bhayangkara Surabaya diharapkan dapat segera rampung. Ini penting agar jenazah dapat diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi