Pelawak Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio muncul ke publik. Usai peristiwa penjarahan rumahnya serta dinonaktifkannya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Sudah tak lagi jadi Anggota DPR, eko memilih pasrah dan menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.
Hal itu disampaikan Eko Patrio saat bertandang ke Polda Metro Jaya pada Jumat (12/9). "Urusan itu saya serahkan ke Partai Politik saja, saya sudah enggak urusin lain. Buat saya yang penting sekarang saya dekat sama keluarga saja, saya lillahi ta'ala," kata Eko dalam keterangannya di Polda Metro Jaya, dikutip pada Sabtu (13/9).
Kini, Eko fokus akan keluarganya. Psikologis istri dan anak-anaknya usai insiden penjarahan. "Saya serahkan semua sebagai anggota dewan atau apa, saya serahkan ke Ketum saya pak Zulkifli Hasan. Dan saya sekarang ingin lebih memperbaiki psikologis anak-anak saya, memperbaiki psikologis istri saya, saya pikir lebih penting, semuanya fokus ke keluarga saja," ujar dia.
Eko tak menampik hatinya hancur melihat rumah luluh lantak. Ia mengatakan, rumah itu jerih-payah yang meniti karir dari bawah hingga kini menjadi anggota DPR RI. Rumah itu adalah simbol kerja kerasnya. Namun semua lenyap dalam satu malam.
"Jujur, ini memang hasil kerja keras saya dari puluhan tahun, kepala jadi kaki, kaki jadi kepala untuk memberikan yang terbaik buat keluarga saya yaitu rumah yang sudah saya bangun dari hasil jerih payah saya," kata dia.
Advertisement
Keluarga Terpukul
Insiden penjarahan itu juga membuatnya dan keluarganya terpukul. Anak-anaknya ikut kecewa, istrinya pun sempat sulit menerima kenyataan. Namun Eko berusaha tegar. Anak dan istri terus ia kuatkan.
"Ya sedih kecewa iya, anak-anak saya juga, tapi saya membangun psikologisnya ya untuk maafkan mereka, dan mudah-mudahan tidak terulang dan terjadi lagi," ujar dia.
Baginya, rumah bisa dibangun kembali, tapi menjaga keteguhan hati keluarga jauh lebih penting. Kini, ia bersama keluarga tinggal di sebuah kontrakan sederhana di pinggiran Jakarta. Ia ingin lebih banyak waktu untuk mendekatkan diri dengan istri dan anak-anaknya.
"Kalau bicara mau ngapain lagi saya ya mau dekat sama keluarga saja dulu, saya mau dekat dengan anak dan istri, mau berdoa sama keluarga. Sekarang, saya ikhlaskan semuanya, saya ingin merefleksikan diri saya lebih baik lagi," ujar dia.