Pemerintah Kabupaten Bekasi secara resmi melepas keberangkatan 229 atlet pelajar beserta 57 ofisial untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XIV Jawa Barat. Pelepasan kontingen ini dilaksanakan pada Jumat, 13 September, di Cikarang, menandai dimulainya perjuangan daerah tersebut dalam kompetisi olahraga antar pelajar se-Jawa Barat.
Para atlet dan ofisial akan berkompetisi secara ketat dalam 21 cabang olahraga yang dipertandingkan mulai tanggal 15 hingga 29 September 2025 di Kota Bandung. Momen ini menjadi krusial bagi Kabupaten Bekasi untuk menunjukkan potensi dan kemampuan olahraga pelajarnya di kancah provinsi, sekaligus mengukur pembinaan yang telah dilakukan.
Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Ida Farida, berpesan agar seluruh kontingen bertanding dengan semangat tinggi, disiplin, dan selalu menjunjung sportivitas. Beliau secara tegas mengingatkan bahwa setiap keringat dan usaha yang dicurahkan bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan demi mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di tingkat Jawa Barat.
Advertisement
Advertisement
Target Ambisius Kabupaten Bekasi di Popda XIV
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, mengungkapkan bahwa kontingen daerah ini mengusung misi besar untuk menembus lima besar pada klasemen akhir perolehan medali. Target realistis tersebut diproyeksikan akan terwujud apabila Kabupaten Bekasi mampu mengoleksi sedikitnya 30 medali emas, sebuah lompatan signifikan dari pencapaian sebelumnya.
"Mohon doa dan dukungan dari segenap elemen masyarakat Kabupaten Bekasi agar kita mampu menggapai prestasi tertinggi," ujar Iman Nugraha. Ia menambahkan bahwa target ini merupakan peningkatan signifikan dari pencapaian sebelumnya, di mana Kabupaten Bekasi berada di peringkat delapan pada Popda XIII/2023 dengan 13 medali emas, dan peringkat 10 pada Popda XII/2020, menunjukkan ambisi untuk terus beranjak naik.
Persiapan intensif telah dilakukan sejak dua bulan lalu, termasuk koordinasi erat dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi), serta pengurus cabang olahraga. Pemetaan potensi medali juga sudah dilakukan bersama para pengurus cabang olahraga untuk memastikan target 30 medali emas dapat tercapai melalui strategi yang matang.
Advertisement
Advertisement
Persiapan Matang dan Cabang Olahraga Unggulan
Iman Nugraha menjelaskan bahwa persiapan para Atlet Popda Bekasi sudah dilakukan secara matang selama dua bulan terakhir, melibatkan latihan intensif dan pembinaan. Koordinasi yang intensif dengan berbagai pihak terkait bertujuan untuk memastikan seluruh atlet siap secara fisik, mental, dan strategis menghadapi kompetisi yang ketat.
Meskipun demikian, ia mengakui adanya tantangan, terutama karena program Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLD) di Kabupaten Bekasi baru dimulai dua tahun belakangan. "Kita akui kalau untuk kelas pelajar masih tertinggal dengan daerah lain karena di kita program PPLD (pusat pendidikan dan latihan olahraga pelajar) baru dimulai dua tahun belakangan sedangkan kota dan kabupaten lain sudah berjalan lebih dulu," katanya, menyoroti perlunya percepatan pembinaan.
Sejumlah cabang olahraga unggulan daerah seperti renang, atletik, badminton, dan pencak silat menjadi tumpuan utama untuk meraih medali emas, mengingat rekam jejak dan potensi atlet di disiplin tersebut. Selain itu, Kabupaten Bekasi juga akan berpartisipasi dalam berbagai cabang lain, menunjukkan keragaman potensi atletnya dan komitmen untuk merata di berbagai bidang.
Advertisement
Total ada 21 cabang olahraga yang akan diikuti oleh kontingen Kabupaten Bekasi, meliputi angkat besi, voli pasir, panahan, taekwondo, tarung derajat, voli indoor, tenis, squash, tenis meja, dayung, karate, bola tangan, gulat, judo, kempo, panjat tebing, dan tinju. Keikutsertaan dalam berbagai disiplin ini diharapkan dapat memperbesar peluang Kabupaten Bekasi meraih target medali yang telah ditetapkan, serta memberikan pengalaman berharga bagi para atlet muda.
Sumber: AntaraNews