Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, secara proaktif memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah ini berjalan sesuai harapan. Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran akan potensi masalah, seperti yang sempat terjadi di Kabupaten Lebong.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Hidayatullah, menyatakan bahwa inspeksi mendadak (sidak) dilakukan pada Senin lalu. Sidak ini bertujuan untuk memastikan program MBG di Rejang Lebong berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan keluhan dari masyarakat. Fokus utama pemantauan adalah kualitas dan higienitas makanan yang disajikan kepada para siswa.
Pemantauan tersebut secara spesifik dilaksanakan di SDN 77 Rejang Lebong, yang berlokasi di Desa Teladan, Kecamatan Curup Selatan. Sekolah ini menjadi salah satu penerima manfaat program MBG, dengan total 215 siswa yang mendapatkan jatah makanan bergizi setiap harinya. Pihak DPRD ingin melihat langsung bagaimana distribusi dan kualitas menu yang diterima oleh anak-anak.
Advertisement
Advertisement
Detail Pemantauan dan Kualitas Menu Makan Bergizi Gratis
Berdasarkan hasil pemantauan langsung yang dilakukan oleh Komisi I DPRD di SDN 77 Rejang Lebong, menu Makan Bergizi Gratis yang dibagikan kepada siswa dinilai sudah cukup lengkap dan sehat. Hidayatullah mengungkapkan bahwa variasi menu yang disajikan cukup baik. Hal ini menjadi indikator positif bagi keberlanjutan program.
Menu yang disajikan pada saat pemantauan meliputi beberapa komponen penting untuk gizi anak. Komponen menu tersebut mencakup:
- Ayam goreng sebagai sumber protein hewani.
- Sayuran untuk asupan vitamin dan serat.
- Nasi putih sebagai sumber karbohidrat utama.
- Tahu sebagai sumber protein nabati.
- Buah semangka untuk tambahan vitamin dan hidrasi.
Advertisement
Pihak DPRD berharap konsistensi dalam penyediaan menu yang berkualitas ini dapat terus dipertahankan. Mereka menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program ini. Kualitas menu yang baik dapat mendorong partisipasi siswa dan dukungan orang tua.
Advertisement
Jaminan Higienitas dan Variasi Menu Program MBG
Selain kualitas gizi, aspek higienitas juga menjadi perhatian utama dalam pemantauan program Makan Bergizi Gratis ini. Pihak DPRD memberikan masukan kepada pihak sekolah agar turut membantu menjaga kebersihan makanan sebelum dikonsumsi anak. Meskipun makanan berasal dari penyedia, peran sekolah dalam distribusi sangat krusial.
Hidayatullah menegaskan, "Kalau menunya berasal dari penyedia, tapi pihak sekolah perlu membantu distribusi sampai ke kelas. Kemudian juga pastikan anak-anak ini mencuci tangan dulu sebelum makan." Hal ini menunjukkan komitmen untuk memastikan makanan tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dikonsumsi.
Kepala SDN 77 Rejang Lebong, Wahyuningsih, memastikan bahwa pelaksanaan program MBG di sekolahnya berjalan dengan baik sejak akhir Juni 2025. "Program MBG di sekolah kami ini sudah berjalan sejak akhir Juni 2025 lalu, dengan jumlah siswa penerima sebanyak 215 orang. Untuk menu bervariasi, anak-anak suka, dan sejauh ini tidak ada keluhan," kata Wahyuningsih. Pernyataan ini menguatkan bahwa program ini diterima dengan baik oleh siswa dan tidak menimbulkan masalah.
Advertisement
Petugas gizi Puskesmas Talang Rimbo Lama, Weni Oktaria, yang turut serta dalam pemantauan, juga menyatakan bahwa menu yang dibagikan sudah memenuhi kebutuhan gizi anak. Namun, Weni memberikan saran agar menu ke depannya dapat dibuat lebih variatif atau dikemas dengan konsep kekinian. Hal ini bertujuan agar anak-anak tidak merasa bosan dan tetap antusias menyantap makanan bergizi yang disediakan.
Sebelumnya, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri juga telah memantau langsung pembagian MBG pada 16 Juni 2025. Pemantauan awal tersebut menyasar lima sekolah di Kecamatan Curup Tengah dan Curup Selatan, dengan total 1.311 porsi makanan yang dibagikan. SDN 77 Rejang Lebong merupakan salah satu sekolah yang sudah menjadi sasaran pemantauan sejak awal program ini berjalan, menunjukkan perhatian serius pemerintah daerah terhadap keberhasilan program Makan Bergizi Gratis ini.
Sumber: AntaraNews
Advertisement