Pemerintah Kota Jakarta Barat secara resmi mengusulkan penambahan rute TransJakarta yang akan melayani kawasan Sentra Primer Barat di Kembangan. Usulan ini muncul sebagai respons terhadap minimnya akses transportasi umum yang memadai di wilayah tersebut, khususnya bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diwajibkan menggunakan angkutan publik.
Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim, mengungkapkan bahwa saat ini sarana transportasi umum seperti TransJakarta yang melewati kantor Wali Kota Jakarta Barat masih sangat terbatas. Kondisi ini menyebabkan kesulitan bagi banyak pihak untuk mengakses area tersebut dengan mudah dan efisien.
Menanggapi usulan ini, Direktur Utama PT TransJakarta, Welfizon Yuza, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menampung aspirasi dari pemerintah daerah. PT TransJakarta berkomitmen untuk terus memonitor perkembangan kebutuhan akses transportasi di setiap wilayah guna mengoptimalkan layanan kepada masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Tantangan Aksesibilitas Transportasi Umum di Jakbar
Aksesibilitas transportasi umum di kawasan Jakarta Barat, khususnya di sekitar kantor Wali Kota Jakarta Barat dan Sentra Primer Barat, masih menjadi tantangan. Firmanudin Ibrahim menyoroti bahwa rute TransJakarta yang ada saat ini sangat sedikit, menyebabkan waktu tunggu yang cukup lama bagi para pengguna.
Sebagai contoh, rute TransJakarta 1M (Meruya-Blok M) yang melewati kantor Wali Kota Jakarta Barat seringkali membutuhkan waktu tunggu hingga 1,5 jam. Demikian pula dengan rute 3E (Cengkareng-Puri Mal) yang juga memakan waktu tunggu yang tidak sebentar.
Situasi ini diperparah dengan belum adanya rute TransJakarta langsung dari arah Meruya menuju kawasan Puri Kembangan. Padahal, kawasan ini memiliki potensi besar dengan banyaknya pusat perbelanjaan modern yang dapat menarik lebih banyak pengunjung jika akses transportasi memadai.
Advertisement
Advertisement
Usulan Rute Baru dan Potensi Pengembangan Kawasan
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Barat mengusulkan pembukaan rute TransJakarta baru yang secara spesifik akan melayani kawasan Sentra Primer Barat Kembangan. Usulan ini diharapkan dapat mengatasi kendala aksesibilitas yang selama ini dirasakan oleh masyarakat dan ASN.
Firmanudin Ibrahim meyakini bahwa dengan adanya penambahan rute TransJakarta, kawasan Sentra Primer Barat akan menjadi lebih ramai dan berkembang. Keberadaan pusat perbelanjaan modern di area tersebut menjadi daya tarik utama yang dapat dioptimalkan dengan ketersediaan transportasi publik yang lebih baik.
Penambahan rute TransJakarta ini tidak hanya akan mempermudah mobilitas warga, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Akses yang lebih mudah akan meningkatkan kunjungan ke pusat-pusat bisnis dan perbelanjaan, menciptakan dampak positif bagi perekonomian Jakarta Barat.
Advertisement
Advertisement
Respons TransJakarta Terhadap Aspirasi Wilayah
PT TransJakarta menyambut baik usulan penambahan rute TransJakarta dari Pemerintah Kota Jakarta Barat. Direktur Utama PT TransJakarta, Welfizon Yuza, menegaskan bahwa pihaknya senantiasa terbuka terhadap masukan dan aspirasi dari pemangku kepentingan di berbagai wilayah, termasuk wali kota, camat, dan lurah.
Welfizon Yuza menjelaskan bahwa PT TransJakarta terus memonitor perkembangan dan kebutuhan akses transportasi umum di setiap wilayah. Pihaknya siap untuk mempertimbangkan usulan trayek baru, penentuan titik 'bus stop' atau halte, serta kemungkinan 'rerouting' untuk mengoptimalkan layanan.
Meskipun izin trayek berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan, PT TransJakarta akan berkoordinasi erat dengan instansi tersebut untuk merealisasikan aspirasi masyarakat. Pengadaan armada bus juga akan disesuaikan dengan kebutuhan dan panjang trayek yang akan dibuka, menunjukkan komitmen TransJakarta dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Jakarta.
Advertisement
Sumber: AntaraNews