Kabar duka kembali datang dari Gaza, Palestina. Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Dr. Marwan Al-Sultan meninggal dunia pada 2 Juli 2025 karena serangan udara Israel.
Marwan Al-Sultan gugur bersama istri dan anak-anaknya. Kematiannya merupakan kehilangan besar bagi sistem kesehatan Gaza yang sudah porak-poranda.
Israel tak pernah berhenti membombardir Gaza. Setiap hari, wilayah Gaza digempur dari udara, laut, dan darat, menyebabkan krisis kemanusiaan yang makin parah. Rumah sakit runtuh, pasokan makanan minim, dan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.
Rumah Sakit Indonesia di Gaza resmi berdiri pada tahun 2016. Pembangunannya dimulai sejak 2009, sebagai bentuk solidaritas rakyat Indonesia terhadap warga Palestina, khususnya di Jalur Gaza.
Rumah sakit ini merupakan hasil kolaborasi antara masyarakat Indonesia, MER-C (Medical Emergency Rescue Committee), dan Muhammadiyah.
Rumah sakit tersebut terletak di Bayt Lahiya, Gaza Utara, dan menjadi salah satu rumah sakit rujukan penting, terutama dalam menangani korban konflik bersenjata.
Sosok Marwan Al-Sultan
Marwan Al-Sultan dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi. Dia berani dan gigih dalam memberikan pelayanan kesehatan di tengah konflik yang berkecamuk.
Marwan Al-Sultan adalah seorang dokter spesialis jantung yang telah memimpin Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahia sejak 2016.
Sebagai direktur rumah sakit, Marwan Al-Sultan tanpa lelah menjalankan tugasnya. Tidak hanya fokus pada pelayanan medis, Marwan Al-Sultan juga menjadi suara bagi mereka yang tak terdengar.
Dia secara terbuka mengkritik kondisi yang memperburuk krisis kemanusiaan di Gaza.
Kehilangan Besar Dunia Kesehatan
Gugurnya Marwan Al-Sultan merupakan kehilangan besar bagi Palestina dan komunitas medis internasional. Dia digambarkan sebagai sosok yang berdedikasi, teguh, tulus, dan penuh kasih sayang.
Kementerian Kesehatan Gaza dan MER-C Indonesia turut menyampaikan belasungkawa atas kepergiannya. Mereka mengakui dedikasi dan kontribusi Marwan Al-Sultan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Gaza.
Menurut Health Workers Watch (HWW), Marwan Al-Sultan adalah tenaga kesehatan ke-70 yang tewas akibat serangan Israel dalam 50 hari terakhir.
Advertisement