Niat Mulia Berujung Duka, Mahasiswa di Jember Tewas Saat Hendak Selamatkan Teman dari Kebakaran

Rumah kos yang berada di dekat SMA 3 Muhammadiyah Jember itu terbakar pada Selasa (03/06) sekitar pukul 15.00 WIB.

Muhammad Permana
Oleh Muhammad Permana - Reporter
Niat Mulia Berujung Duka, Mahasiswa di Jember Tewas Saat Hendak Selamatkan Teman dari Kebakaran
Niat Mulia Berujung Duka, Mahasiswa di Jember Tewas Saat Hendak Selamatkan Teman dari Kebakaran (Merdeka.com/Permana)

Kebakaran menimpa sebuah rumah kos yang ada di Jalan Mastrip 2, Kelurahan Sumbersari, Jember. Rumah kos yang berada di dekat SMA 3 Muhammadiyah Jember itu terbakar pada Selasa (03/06) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Saat itu kami baru tiba di Mako Damkar, lalu ada warga yang melaporkan kebakaran tersebut,” ujar Aris Setiawan, salah satu petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Satpol PP Jember yang ikut memadamkan api, saat dikonfirmasi merdeka.com seusai pemadaman.

Sebanyak 5 petugas Damkar dengan 2 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi yang berjarak sekitar 5 menit dari Mako Damkar Jember.

“Informasi yang kami terima, ada 2 orang yang saat itu masih berada di rumah kost 2 lantai yang terbakar tersebut,” tutur Aris.

Kedua korban yakni Syah Wildan Mahardika dan Rofik, yang sama-sama merupakan penghuni rumah kos tersebut. Keduanya juga sama-sama berkuliah di Politeknik Negeri Jember (Polije) dan sama-sama berasal dari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Korban Tewas Kehabisan Oksigen

Namun saat petugas Damkar melakukan penyisiran sembari memadamkan api, hanya ditemukan satu korban di dalam rumah kos tersebut. Korban tewas dengan luka bakar itu kemudian diketahui bernama Syah Wildan Mahardika, usia 26 tahun asal Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan/Kabupaten Lumajang.

“Korban (meninggal) ini kita temukan di lantai 2, dengan luka bakar. Diduga karena kehabisan oksigen, karena saat itu korban sedang tidak mengenakan baju atas dan hanya mengenakan sarung,” ungkap Aris.

Sedangkan satu orang lagi yang sebelumnya diduga warga masih berada di dalam rumah kos, ternyata sudah berhasil menyelamatkan diri. Korban selamat yang kemudian diketahui bernama Rofiq itu, berhasil turun dari lantai 2 dengan cara melompat.

"Satu korban yang selamat itu (Rofiq) bercerita bahwa saat itu dia bangun dari tidurnya karena mencium bau asap terbakar. Dia langsung menyelamatkan diri (lompat dari lantai dua),” papar Aris.

Adapun korban yang meninggal -yakni Syah Wildan Mahardika- menurut keterangan dari sejumlah warga yang menjadi saksi mata, sebenarnya sudah sempat berhasil menyelamatkan diri keluar dari rumah kos yang terbakar.

“Namun korban meninggal itu, kembali masuk ke rumah kos yang terbakar, karena mengira temannya itu (Rofiq) masih berada di dalam. Jadi dia masuk kembali untuk menyelamatkan temannya, ternyata dia sendiri malah terjebak di dalam kamar lantai yang terbakar. Padahal temannya sudah selamat,” ungkap Aris.

Aris sendiri juga mengalami luka pada tangan akibat pecahan kaca. “Saat itu saya hendak mengangkat tubuh korban, setelah sebelumnya saya memecahkan kaca jendela. Tetapi ternyata ada pecahan kaca yang terkena tangan saya,” ungkapnya.

Korban Selamat Dirawat di RSD dr Soebandi

Adapun korban Rofiq, saat ini dirawat di RSD dr Soebandi Jember. Selain mengalami luka memar akibat melompat dari lantai dua, Rofiq juga diduga mengalami trauma karena mengetahui temannya meninggal dunia akibat berusaha mencari dan menyelamatkan dirinya saat terjadi kebakaran.

"Tadi saya ketemu beliau, korban yang selamat. Dia masih termenung dan menyesal atas kejadian ini. Dia menggumam, merasa dirinya sebagai pengecut karena tidak sempat menolong temannya. Temannya meninggal karena berupaya menolong dia, padahal dia sendiri sudah selamat. Nampak sedih,” pungkas Aris.

Sejauh ini, belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran. Kapolsek Sumbersari AKP Suhartanto saat dikonfirmasi terpisah menyebut, pihaknya telah melakukan olah TKP dengan melibatkan Tim Inafis Satreskrim Polres Jember.

"Korban meninggal satu orang dan yang selamat satu orang itu semuanya penghuni rumah kos itu," ujar Suhartanto.

"Korban selamat mengalami luka lebam karena melompat. Dia juga trauma, sepertinya karena temannya meninggal," paparnyanya.

Rekomendasi