Kronologi Tim Prabu Merapat ke TKP Cegah Pria Putus Cinta Hendak Terjun dari Flyover Pasupati

Dikatakan Wakhid anggota tim bahkan melompati pembatas jembatan.

Aksara Bebey
Oleh Aksara Bebey - Reporter
Kronologi Tim Prabu Merapat ke TKP Cegah Pria Putus Cinta Hendak Terjun dari Flyover Pasupati
Kepala Tim 3 Prabu Lodaya Presisi Polrestabes Bandung saat, Ipda Nur Wakhid (merdeka)

Seorang pria nyaris mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari fly over Pasupati, Jalan Pasteur, Kota Bandung. Beruntung, aksi nekat itu berhasil digagalkan oleh tim Prabu Polrestabes Bandung yang segera datang ke lokasi menyusul laporan masuk dari call center.

Peristiwa ini terjadi sekitar Rabu 28 Mei 2025 dini hari sekitar pukul 04.35 Wib.

"Kami dapat laporan dari call center Prabu, ada seorang pemuda yang hendak bunuh diri. Kami langsung bergerak ke TKP di fly over Pasopati," ujar Kepala Tim 3 Prabu Lodaya Presisi Polrestabes Bandung saat, Ipda Nur Wakhid Senin (2/6) malam.

Dikatakan Wakhid anggota tim bahkan melompati pembatas jembatan. Itu untuk meringkas waktu sehingga dapat mencegah pria itu terjun ke bawah.

"Alhamdulillah kita bisa menghalau dan menangkap pemuda tersebut dan tidak terjadi meloncat di akhirnya," katanya.

Jalan Layang Pasupati, Jalan Layang Prof Mochtar Kusumaatmadja
Jalan Layang Prof Mochtar Kusumaatmadja atau Jalan Layang Pasupati di Kota Bandung. (Dok. Pemkot Bandung) @ 2024 merdeka.com

Negosiasi

Proses negosiasi dengan lelaki itu di lokasi kejadian berlangsung cukup alot. Menurut Wakhid, pemuda tersebut agak sulit diajak bicara dan tercium aroma alkohol dari dia, meski tidak tampak dalam keadaan mabuk berat.

Rupanya aksi nekat pria itu dilatarbelakangi urusan asmara. Wakhid menjelaskan bahwa dia dan pacarnya sempat cekcok mulut. Pacar pria itu lalu melaporkannya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bandung karena sering berbuat kasar.

Lantaran takut dipolisikan, muncullah niatan nekat di benak si pria.

"Padahal pacarnya itu (membuat laporan) untuk ngasih peringatan, agar pria tersebut tidak mengulangi perbuatannya," imbuh Wakhid.

Setelah diselamatkan pria itu pun diberi pembinaan untuk tidak melakukan perbuatan kasar kepada pacarnya. Dia membuat surat perjanjian. Laporan polisi yang telah dibuat kemudian dicabut pacarnya.

Setelah mendapat pembinaan pria tersebut kini telah dipulangkan.

Rekomendasi