Heboh narasi menyebut Camat Mekarjaya Kabupaten Pandeglang, Banten hanya menyumbang Rp5.000 untuk swadaya perbaikan jalan. Warga meminta bantuan uang atau perelek untuk memperbaiki jalan Kampung Jaha, Desa Kadubelang, Kecamatan Mekarjaya.
Peristiwa ini viral di media sosial dan menjadi perhatian publik setelah diposting oleh akun Instagram @infopandeglang.
Saat dikonfirmasi, Camat Mekarjaya Ahmad Jamaluddin mengaku hal itu spontan, dan kebetulan dirinya tengah terburu-buru untuk sampai ke kantor karena ada kegiatan.
"Spontan itu kan, biasalah kalau kita lagi jalan itukan suka ada perelek gitu yah. Kebetulan kita juga lagi buru-buru mau cepet-cepet mau sampe kantor karena ada acara sudah kesiangan, " ujarnya saat dihubungi, Selasa (20/5)
Camat mengaku saat itu tidak ada kordinasi dari pihak desa maupun warga bila ada kegiatan tersebut.
"Dan itu juga belum ada kordinasi dari desa, biasanya kalau saya, tiap desa kalau ada sehari dua hari sebelum nya ada berita ke saya, pak ada gotong royong sudah ada informasi, kalau ini enggak ada informasi dari aparatur desa," katanya.
Camat menegaskan, jika mengetahui ada kegiatan itu tentu dirinya tidak mungkin memberikan uang Rp5.000 ke warga yang tengah gotong-royong. Justru dia akan ikut berpartisipasi.
"Atuh biasa kalau ada gotong-royong seperti itu, camat minimal mungkin lima sak atau sepuluh sak (semen) walaupun lagi kosong, adalah kontribusi, " Ujarnya.
Terkait jalan yang rusak, katanya, sebenarnya sudah pernah diusulkan ke PUPR Kabupaten Pandeglang untuk diperbaiki. Tetapi belum ada kelanjutannya.