Raja Dangdut' Rhoma Irama Berdendang di KPK, Ingatkan Pejabat Tak Korupsi dan Ancaman Rompi Oranye

Kehadiran musisi berjuluk Raja Dangdut itu mengajak pegawai hingga pimpinan KPK berdendang mengenai antikorupsi.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Raja Dangdut' Rhoma Irama Berdendang di KPK, Ingatkan Pejabat Tak Korupsi dan Ancaman Rompi Oranye
'Raja Dangdut' Rhoma Irama Berdendang di KPK, Ingatkan Pejabat Tak Korupsi dan Ancaman Rompi Oranye (Merdeka.com)

Rhoma Irama menggegerkan gedung Pusat Edukasi Antikorupsi atau ACLC Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Selasa (29/4) siang. Kehadiran musisi berjuluk Raja Dangdut itu mengajak pegawai hingga pimpinan KPK berdendang mengenai antikorupsi.

Raja dangdut itu hadir dalam acara pagelaran seni musik hasil kolaborasi KPK dengan komunitas Angklung Perempuan Indonesia (API) dengan mengusung tema 'Melalui Kesenian Angklung, Gelorakan Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia'

Terdapat empat lagu disumbangkan Rhoma Irama, di antaranya Indonesia, Mirasantika, Keramat, dan Judi.

"Hari ini saya sangat mendapat kehormatan dari KPK untuk bisa gabung, memberikan pencerahan kepada khususnya para orang-orang yang punya peluang untuk melakukan korupsi," ujar Rhoma di gedung ACLC KPK.

Rhoma Irama Berdendang di KPK, Sumbang Suara Emas Soal Antikorupsi
Rhoma Irama Berdendang di KPK, Sumbang Suara Emas Soal Antikorupsi merdeka.com

Nyanyikan Lagu Antikorupsi

Rhoma mengatakan menciptakan lagu berjudul Indonesia pada tahun 1918. Menurut dia, lagu itu sengaja diciptakannya mengingat maraknya kasus rasuah di dalam negeri sudah terjadi sejak dulu.

"Kalau ditanyakan mau bikin lagu korupsi lagi enggak? Mudah-mudahan enggak ada lagu korupsi lagi. Karena kita berharap di era Presiden Prabowo ini, korupsi betul-betul sirna dari bumi Indonesia," ujar Rhoma.

Melalui lagu pesan antikorupsi ini, Rhoma berharap dapat menyentuh hati masyarakat khususnya para pejabat publik.

"Kita doakan agar mereka semua tidak suka kepada rompi oranye," ucap Rhoma.

KPK Harap Jadi Pelajaran Bagi Indonesia

Di saat bersamaan, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo berpesan melalui lagu antikorupsi dilantunkan Rhoma Irama bisa membuahkan hasil antikorupsi terhadap anak-anak Indonesia.

"Jadi di sini adalah sangat strategis untuk melakukan pendidikan kepada anak-anak kita, adik-adik kita, dan semua yang ada rakyat Indonesia. Karena dengan seni, yang mungkin penontonnya luar biasa, dengan pendidikan tersebut akan mengajak rakyat Indonesia yang untuk berbuat anti korupsi," kata Ibnu.

Rekomendasi