Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menunjukkan komitmen nyata terhadap kelestarian lingkungan dengan ikut serta dalam Merti Kali Grojogan 9. Kegiatan ini merupakan inisiatif warga Padukuhan Nayan, Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Aksi ini bertujuan utama menjaga kebersihan serta kelestarian sumber daya air di wilayah tersebut.
Acara yang diselenggarakan pada Minggu (31/8) ini adalah bagian integral dari Program Kali Bersih (Prokasih) yang berkelanjutan. Prokasih didukung penuh oleh berbagai komunitas lokal serta perangkat daerah setempat. Fokus utamanya adalah menjaga Grojogan 9, sebuah lokasi yang menjadi salah satu sumber mata air penting bagi kebutuhan pertanian masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, Danang Maharsa secara langsung bergabung bersama warga dan relawan yang hadir. Mereka bersama-sama menyusuri aliran sungai, memungut sampah yang berserakan, serta membersihkan area sekitar Grojogan 9. Kehadiran Wabup Sleman bersih sungai ini menjadi contoh nyata kepemimpinan yang membumi dan dekat dengan masyarakatnya.
Advertisement
Advertisement
Apresiasi dan Pentingnya Kolaborasi Lingkungan
Danang Maharsa menyampaikan apresiasi tinggi atas kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar mereka. Ia secara khusus menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara warga, komunitas, dan pemerintah. Sinergi ini dianggap krusial dalam upaya merawat serta melestarikan ekosistem sungai di Sleman secara berkelanjutan.
"Kegiatan seperti ini bukan hanya tentang kebersihan sungai semata," ujar Danang Maharsa dalam sambutannya. "Ini juga menjadi bentuk pelestarian budaya lokal yang kaya dan wujud cinta kita terhadap lingkungan." Beliau menambahkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian ini perlu terus dipertahankan serta diteruskan untuk generasi mendatang.
Aksi simbolis yang dilakukan oleh Wakil Bupati Sleman ini memberikan inspirasi besar bagi seluruh warga yang hadir. Keikutsertaannya secara langsung memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan. Hal ini menunjukkan bahwa upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Advertisement
Inisiatif Merti Kali Grojogan 9 juga menjadi wadah edukasi bagi masyarakat. Warga diajak untuk lebih memahami dampak sampah terhadap ekosistem sungai. Mereka juga diajarkan cara mengelola limbah dengan benar demi keberlanjutan lingkungan.
Advertisement
Semangat Gotong Royong dan Harapan Masa Depan Sungai
Penjabat Lurah Maguwoharjo Muhammad Falak Susanto dan Panewu Depok Djoko Muljanto turut hadir mendampingi kegiatan tersebut. Keduanya menyatakan rasa bangga yang mendalam terhadap antusiasme tinggi warga. Kegiatan Merti Kali ini berhasil menyatukan warga dalam semangat gotong royong yang kuat.
Falak Susanto menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran dan dukungan langsung dari Wakil Bupati. "Kehadiran beliau menunjukkan perhatian besar terhadap isu lingkungan di wilayah kami," katanya. Program bersih sungai ini, lanjut Falak, mengusung slogan "Kaline Resik, Uripe Becik, Rejekine Apik."
Slogan tersebut memiliki makna yang sangat mendalam bagi masyarakat lokal. Artinya adalah sungai bersih, hidup baik, dan rezeki lancar. Ini secara jelas mencerminkan filosofi lokal tentang hubungan harmonis antara manusia dan alam. Merti Kali Grojogan menjadi simbol kuat dari komitmen ini.
Advertisement
Falak berharap kegiatan 'merti kali' dapat menjadi gerakan bersama yang menyebar luas. Gerakan ini diharapkan menjangkau seluruh 20 padukuhan yang ada di Kalurahan Maguwoharjo. Tujuannya adalah menumbuhkan kepedulian lingkungan dari masyarakat itu sendiri. Harapan akhirnya adalah membawa manfaat nyata bagi kehidupan seluruh warga.
Sumber: AntaraNews