Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan bahwa rencana Indonesia menerima pengungsi Palestina dari Jalur Gaza hanya dalam rangka evakuasi sementara dan bukan merupakan upaya relokasi secara permanen.
warga Palestina yang akan dievakuasi ke Indonesia tersebut adalah korban perang yang akan menerima perawatan dan pengobatan medis serta anak-anak yatim piatu yang perlu menjalani pemulihan atas trauma yang mereka alami.
"Tidak berarti bahwa kita ingin merelokasi warga Gaza tidak. Kita ingin ini adalah bentuk rasa kepedulian dan kemanusiaan kita karena situasi yang terjadi di sana. Oleh karena itu kita ingin membantu kita menyatakan kesiapan kita untuk membantu saudara-saudara warga Gaza," kata Sugiono, di Ankara, Turki, Kamis (10/4).