Pangkalpinang – Semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air menjadi fondasi penting bagi generasi muda. Untuk menumbuhkan nilai-nilai luhur tersebut, PT Timah Tbk mengambil inisiatif positif dengan menggelar lomba karaoke lagu kebangsaan. Acara ini ditujukan khusus bagi para pelajar di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai upaya konkret dalam meningkatkan jiwa nasionalisme.
Kegiatan yang berlangsung di Pangkalpinang ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 PT Timah Tbk. Dengan mengusung tema “Untuk Merah Putih”, lomba ini diharapkan dapat mengedukasi anak-anak. Tujuannya agar mereka lebih mengenal dan mencintai lagu-lagu kebangsaan Indonesia.
Puluhan siswa-siswi dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di seluruh Kabupaten Bangka Barat turut berpartisipasi aktif dalam kompetisi ini. Mereka menunjukkan bakat dan kecintaan terhadap lagu-lagu nasional. Inisiatif PT Timah ini mendapatkan sambutan hangat dari berbagai pihak, termasuk peserta dan orang tua.
Advertisement
Advertisement
Meningkatkan Nasionalisme Melalui Musik
Division Head Processing and Refinery PT Timah Tbk, Sopian Simangunsong, menegaskan bahwa lomba ini memiliki tujuan mulia. Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan jiwa kebangsaan dan nasionalisme di kalangan anak-anak. Melalui medium musik, pesan-pesan patriotisme dapat tersampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah diterima oleh generasi muda.
Lomba karaoke lagu kebangsaan ini menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan kembali kekayaan lagu-lagu nasional kepada pelajar. Banyak di antara lagu-lagu tersebut yang mungkin kurang familiar bagi sebagian anak-anak di era modern ini. Dengan menyanyikan langsung, mereka tidak hanya menghafal lirik, tetapi juga meresapi makna yang terkandung di dalamnya.
Partisipasi luas dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga menengah atas, menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini mencerminkan kesadaran akan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini. PT Timah berharap, melalui kegiatan semacam ini, semangat “Untuk Merah Putih” akan terus berkobar di hati setiap pelajar.
Advertisement
Advertisement
Antusiasme Peserta dan Dukungan Orang Tua
Salah satu peserta yang menunjukkan semangat adalah Alula, siswa kelas 2 SD Muhammadiyah, yang dengan penuh penghayatan membawakan lagu “Tanah Airku”. Alula mengungkapkan bahwa menyanyi adalah hobinya dan jika berhasil meraih juara, hadiahnya akan ditabung untuk membeli alat sekolah. Ini menunjukkan bahwa lomba lagu kebangsaan juga dapat memotivasi anak-anak untuk berprestasi.
Senada dengan Alula, Chasia, siswi kelas 4 SD Santa Maria, juga mengaku senang dapat membawakan lagu “Indonesia Pusaka” dalam ajang ini. Chasia memiliki cita-cita menjadi dokter dan berencana menggunakan hadiah yang didapat untuk keperluan sekolah. Keikutsertaan mereka membuktikan bahwa lomba ini tidak hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang pengembangan diri dan pencapaian impian.
Dukungan penuh juga datang dari para orang tua, seperti Devi, ibu dari Queen Azzahra Dwi Putri, siswi SMPN 1 Mentok Bangka Barat. Devi menyatakan rasa senang dan bangganya melihat sang anak berpartisipasi dalam lomba lagu kebangsaan ini. Ia menambahkan bahwa selain sebagai hiburan, lomba ini juga menjadi ajang yang sangat positif untuk menemukan dan mengembangkan bakat terpendam anak-anak, sekaligus memperkuat karakter nasionalisme mereka.
Advertisement
Sumber: AntaraNews