Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) di Paripurna DPRD Jawa Barat, Jumat, 21 Maret 2025. Dalam pidato, Dedi Mulyadi mengungkap alasan mengapa banyak bangunan di bantaran aliran sungai.
Menurut Dedi Mulyadi, terdapat sandi-sandi khusus dilakukan pejabat daerah dalam melakukan pungli kepada masyarakat. Dedi Mulyadi menyebut kode tersebut dengan 'Aya Mereun'.
"Makanya saya dimusuhi karena dianggap menggangu 'aya mereun' yang dilakukan di sana," ujar Dedi Mulyadi dalam sambutannya.