PSI Apresiasi Pembentukan Danantara: Terobosan Kreatif Jaga Perekonomian Indonesia

PSI menilai danantara merupakan wujud kreativitas untuk menyiasati kebutuhan internal dan situasi perekonomian global.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
PSI Apresiasi Pembentukan Danantara: Terobosan Kreatif Jaga Perekonomian Indonesia
PSI Apresiasi Pembentukan Danantara: Terobosan Kreatif Jaga Perekonomian Indonesia (Merdeka.com)

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut baik ide pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara. PSI menilai hal ini merupakan wujud kreativitas untuk menyiasati kebutuhan internal dan situasi perekonomian global.

"Di tengah kebutuhan internal dan situasi global yang menantang, terobosan baru yang kreatif dibutuhkan supaya perekonomian kita tetap sehat dan bahkan berkembang pesat. Pembentukan Danantara adalah salah satunya," kata Juru Bicara DPP PSI, Kokok Dirgantoro dalam keterangan tertulis, Minggu (23/2).

Pengelolaan Aset

Sebagai badan pengelola investasi, Kokok mengatakan, Danantara akan melakukan pengelolaan aset negara untuk berinvestasi di proyek-proyek strategis. Aset tersebut akan lebih efisien, menghasilkan keuntungan, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Dengan pengelolaan yang profesional, kita layak mendukung ide ini. Kami di PSI yakin Danantara dapat berkontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen per tahun," kata Kokok.

Soal pertanggung jawaban, Kokok mengingatkan, Danantara bukan lembaga kebal hukum. Pengawasan tetap dilakukan oleh dewan pengawas Danantara dan DPR.

"Jika terjadi keputusan bisnis yang melanggar aturan, ada konflik kepentingan hingga melanggar tata kelola perusahaan yang baik, tetap akan ada proses hukum," kata Kokok.

Terobosan strategis seperti pembentukan Danantara ini diperlukan untuk menunjang peningkatan ekonomi nasional dalam jangka panjang.

"Danantara adalah salah satu langkah strategis yang memperlihatkan bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto punya daya adaptasi dan kreativitas untuk melaju menuju kemajuan," pungkas Kokok.

Presiden Prabowo Subianto bakal meluncurkan Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada besok Senin (24/2). Peluncuran tersebut akan digelar Halaman Tengah Istana Kepresidenan Jakarta pukul 10.00 WIB.

"Kami ingin memberitahukan kepada teman-teman bahwa Bapak Presiden Republik Indonesia akan meluncurkan Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Senin 24 Februari 2025 pukul 10.00 WIB di Halaman Tengah Istana Kepresidenan Jakarta," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana dalam keterangannya, Senin (23/2).

Yusuf melanjutkan, peluncuran Danantara menandai era baru dalam transformasi pengelolaan investasi strategis negara. Menurut Yusuf, Danantara juga merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita.

"Yakni visi besar untuk membawa perekonomian Indonesia ke level yang lebih tinggi melalui investasi berkelanjutan dan inklusif," kata Yusuf.

Untuk diketahui, Danantara adalah sebuah lembaga yang dikenal sebagai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara. Lembaga ini memiliki tanggung jawab untuk mengelola aset yang mencapai lebih dari US$ 900 miliar, setara dengan sekitar Rp 14,615 triliun berdasarkan kurs Rp 16.238 per dolar AS.

Danantara memiliki tujuan untuk menginvestasikan sumber daya alam serta aset negara ke dalam proyek-proyek yang berkelanjutan dan memberikan dampak signifikan di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan, manufaktur, dan produksi pangan.

Pemahaman mengenai Danantara sangat penting bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, terutama bagi pelaku ekonomi dan para investor, karena lembaga ini memiliki potensi yang besar dalam membentuk masa depan ekonomi nasional.

Rekomendasi