Sosok Jenderal Tegas, Langsung Marah Besar Anak Buahnya Semena-mena dengan Kerja Wartawan

Hendro Pandowo langsung berkomentar tegas dan keras saat mendengar kabar kasatlantas seenaknya menghapus hasil foto dan video seorang wartawan di Pangkal Pinang

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Sosok Jenderal Tegas, Langsung Marah Besar Anak Buahnya Semena-mena dengan Kerja Wartawan
Sosok Jenderal Tegas, Langsung Marah Besar Anak Buahnya Semena-mena dengan Kerja Wartawan (Merdeka.com)

Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Hendro Pandowo geram betul dengan kelakuan anaknya Kasatlantas Bangka Barat Iptu Tri Farina. Pemicunya, Iptu Farina lewat ajudannya meminta seorang jurnalis menghapus foto dan video hasil liputannya. Saat itu, wartawan yang anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pangkal Pinang Agus Ervanto sedang mengambil kegiatan Farina terkait operasi keselamat berlalulintas di wilayah itu.

Dia kemudian merampas dan menghapus file yang tersimpan di ponsel Agus. Dia was-was ada pemberitaan kurang tepat dari proses peliputan Agus. Belakangan, Kasatlantas berdalih tak tahu Agus seorang jurnalis.

Tindakan Kasatlantas yang arogan membuat Kapolda Bangka Belitung geram. Dia meminta Propam Podla segera memeriksa Iptu Farina.

"Bagi saya ini masalah serius dan saya marah besar, saya panggil Kabid Propam untuk diperiksa (Iptu Tri Farina). Wartawan bagi saya adalah mitra yang sangat penting untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, memberikan informasi dan menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat," kata Hendro.

Hendro turun tangan langsung minta maaf atas kelakuan anak buahnya. Lantas seperti apa sosok Kapolda Babel Hendro Pandowo?

Perjalanan Karir Hendro Pandowo

Irjen Pol Drs Hendro Pendowo lahir di Malang pada 12 Januari 1969. Dia lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 dengan spesialisasi di bidang reserse.

Karier Hendro di kepolisian dimulai tahun 1992, sebagai Pamapta Polres Bandung Barat. Kemudian menjabat Kasubnit Serse Polwiltabes Bandung, Danton Tar Akpol, dan Danki Tar V/WP Akpol. Dia juga pernah menjabat sebagai Wakasatserse Polres Jakarta Timur, Kapolsek Ciracas, dan Kapolsek Pademangan. Pengalaman di berbagai posisi membuat perjalanan karier Pandowo makin moncer.

Pernah Tangani Kasus Besar

Memasuki tahun 2000, Hendro Pendowo mulai menempati jabatan strategis. Dia pernah menjadi Kapolres Metro Jakarta Pusat. Kala itu ikut sejumlah kasus besar dan menghebohkan dia tangani salah satunya kasus bom Sarinah pada tahun 2016.

Dia kemudian menjalani pendidikan di Bareskrim Polri dari 2016 hingga 2018. Setelahnya, Hendro diangkat menjadi Kapolrestabes Bandung pada tahun 2018. Di posisi ini, ia berhasil menangani kasus bom panci di Taman Pandawa.

Dari Bandung, Hendro dipercaya menjabat sebagai Karoprovos Divpropam Polri (2018-2020) dan Wakapolda Metro Jaya (2020-2023), sebelum akhirnya menjadi Staf Ahli Sosial Budaya Kapolri (2023-2024). Kemudian pada Juli 2024 hingga kini, Hendro dipercaya menjadi Kapolda Bangka Belitung. Belakangan Hendro juga aktif membagikan kegiatan Polda Bangka Belitung di media sosial.

Rekomendasi