Momen Hakim Bentak Mario Dandy

Hakim membentak Mario karena kerap menyela dirinya saat sedang bertanya.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Momen Hakim Bentak Mario Dandy
Sidang perdana Mario Dandy. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Hakim anggota Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Tumpanuli Marbun membentak terdakwa Mario Dandy Satrio (20) yang dihadirkan menjadi saksi dalam perkara penganiayaan David Ozora (17).

Hakim membentak Mario karena kerap menyela dirinya saat sedang bertanya.

Mulanya, Marbun bertanya siapa yang berinisiatif menyuruh David untuk melakukan sikap taubat. Dikatakan Mario kalau itu atas inisiatif perintah dari Shane Lukas.

"Terus ada enggak dia larang perbuatan saudara?” tanya Marbun di ruang sidang PN Jakarta Selatan, Selasa (4/7).

"Dia (Shane) diem aja," jawab Mario.

"Ketika melerai pada saat kapan?” tanya lagi Marbun.

"Saat nendang, kalau itu dia enggak lerai masih saya hajar lagi," jelas Mario.

Lantas hakim pun mulai bertanya dengan nada tinggi, lantaran setiap kali bertanya selalu diselak oleh Mario.

Marbun menanyakan apakah Mario kala itu masih menganiaya David meskipun kondisi korban sudah mulai terkapar.

Mario hanya mengatakan saat itu sudah larut dalam emosinya meskipun Shane sudah berupaya untuk melerainya.

"Niat saudara buat apa gitu, bikin mati orang?” tanya Marbun dengan nada tinggi

"Enggak, saya emosi, saya enggak lihat kondisi gimana di situ," selak Mario.

"Loh saudara di situ, yang tahu sikap push up, sikap tobat," herannya Marbun.

"Iya," selak lagi Mario

"Saudara diem?” bentak Marbun.

"Saudara tendang lagi, udah terkapar, saudara masih tetap ingin memukulinya karena masih emosi," lanjut tanya Marbun

"Iya," singkat Mario.

Rekomendasi