Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan mengungkap bunker narkoba di salah satu kampus ternama di Kota Makassar. Diduga bungker ini terkait jaringan Lembaga Pemasyarakatan di Sulsel.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Komisaris Besar Dodi Rahmawan mengungkapkan, hal itu diketahui setelah pihaknya melakukan pengungkapan jaringan narkob di lingkungan kampus baru-baru ini. Di dalam bunker itu berisi narkoba.
"Pelaku memiliki bunker penyimpanan khusus di salah satu perguruan tinggi di Makassar," ungkapnya saat rilis pemusnahan narkoba hasil tindak selama lima bulan di Halaman Mapolda Sulsel, Kamis (8/6).
Advertisement
Dalami Keberadaan Bunker dan Jaringan Lapas
Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan terkait penemuan bunker tersebut dan jaringan narkoba di lapas yang terlibat. Dodi juga enggan menyebut kampus mana memiliki bunker narkoba tersebut.
"Kita sementara kejar itu jaringannya. Jaringannya di Lapas. Sejauh ini menurut pengakuan terakhir, sudah masuk 3 kilogram, karena sudah beredar cukup lama," ucapnya.
Ia mengaku miris dengan temuan bunker narkoba di kampus. Seharusnya, imbuh Dodi, kampus menjadi tepat bagi mahasiswa untuk menunjukkan prestasi di bidang pendidikan.
"Inilah mirisnya kondisi yang dihadapi. Di area kampus dijadikan marketing peredaran. Ini massif dan miris karena ada bunker, ada buku rekapnya, penyalurannya," katanya.