Berkat Dukungan Netizen, Penahanan Sopir Bus Tragedi Guci Ditangguhkan

Penahanan sopir bus tragedi Guci, Tegal, Jawa Tengah, Romyani akhirnya dikabulkan. Romyani pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memberikan dukungan kepada dirinya

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Berkat Dukungan Netizen, Penahanan Sopir Bus Tragedi Guci Ditangguhkan
Petugas Gabungan Periksa Kelaikan Bus Wisata yang Kecelakaan di Guci Tegal. ©2023 Merdeka.com/istimewa

Penahanan sopir bus tragedi Guci, Tegal, Jawa Tengah, Romyani akhirnya dikabulkan. Romyani pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memberikan dukungan kepada dirinya. Momen itu dibagikan akun Instagram pribadi Hotman Paris Hutapea @hotmanparisofficial 'berkat dukungan netizen'.

"Saya ucapkan terima kasih kepada netizen berkat dukungan dan doa Alhamdulillah saya bisa ke luar," kata Romyani dalam video seperti dikutip merdeka.com, Rabu (23/5).

Lantaran terlalu bahagia, Romyani bahkan mengaku lupa segala hal. Bahkan tidak bisa tidur semalaman.

"Penangguhan dikabulkan perasaan bahagia mau makan saja sampai lupa, lupa semuanya, semalam enggak bisa tidur. Terima kasih netizen," katanya.

Romyani juga tak lupa mengucapkan syukur karena bisa kembali bertemu dengan keluarganya. "Amin, Alhamdulillah,: katanya.

Sebelumnya, Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengunggah video sopir bus tragedi Guci, Tegal, Jawa Tengah, Romyani di akun Instagram pribadinya @hotmanparisofficial. Video berdurasi 43 detik tersebut berisi pengakuan Romyani sebelum kecelakaan maut terjadi.

Hotman mempertanyakan penyebab kecelakaan tersebut. Apalagi sejumlah fakta di lapangan ditemukan saat Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mendatangi lokasi. Ditambah pernyataan sopir bus yang telah ditetapkan sebagai tersangka, membuat Hotman yakin bahwa Romyani tidak bersalah.

"Apakah penyebabnya karena tanah parkir yang gembur? Apakah sopir wajib meneliti tanah sebelum parkir? Emangnya dia insinyur pertanian?" tulis Hotman.

"Sopir itu butuh dukungan 250 jt netizen Indonesia lebih dikit," imbuhnya.

Berikut pernyataan Lengkap Hotman Paris :

"Kasus supir di Guci Kalau benar malam sebelum tidur pada saat parkir dipasang rem tangan dan ban diganjal kemudian dia tidur dan sampai mobil terperosok masuk sungai supir belum pernah memasukkan mobil yang diparkir sebab yang manasin mobil adalah kenek seperti biasa. Menurut KNKT rem tangan ban mobil belakang masih terpasang pada saat mobil diangkat dari sungai. Apakah penyebabnya karena tanah parkir yang gembur? Akan tetapi tanah tersebut adalah parkir resmi dan supir tidak salah parkir ditempat tersebut. Apakah supir wajib meneliti tanah sebelum parkir ? Emangnya dia insinyur pertanian? Supir itu butuh dukungan 250jt netizen Indonesia lebih dikit."

Rekomendasi