76 Gempa Susulan Guncang Sumur Banten Sejak Kemarin

Hasil monitoring BMKG menunjukkan 76 aktivitas gempa bumi dengan magnitudo terbesar 5,1 dan terkecil 2,3.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
76 Gempa Susulan Guncang Sumur Banten Sejak Kemarin
Data BMKG Gempa Susulan di Banten. Data BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi 76 gempa susulan di wilayah Sumur, Pandeglang, Banten sejak gempa pertama berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah tersebut pada Rabu (10/5) siang. Gempa susulan 76 kali itu terjadi hingga Kamis (11/5) pukul 18.00 WIB.

"Jumlah 76 kali gempa bumi susulan," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono.

Hasil monitoring BMKG menunjukkan 76 aktivitas gempa bumi dengan magnitudo terbesar 5,1 dan terkecil 2,3.

Penyebab Gempa

Daryono sebelumnya mengatakan bahwa gempa bumi yang terjadi di Selat Sunda pada Rabu (10/5), merupakan gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar aktif. Menurut Daryono, gempa tersebut bukan gempa megathrust, gempa sangat besar yang terjadi di zona subduksi.

"Sehingga masyarakat pesisir tidak perlu cemas atau khawatir dan tetap beraktivitas seperti biasa," kata Daryono.

Dia menjelaskan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi yang terjadi di Selat Sunda memiliki mekanisme pergerakan geser.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi (menimbulkan) tsunami," kata dia.

Daryono mengimbau warga menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa serta memastikan bangunan tempat tinggal tidak mengalami kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

Rekomendasi